Jakarta (ANTARA) - Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berharap keberhasilan menjuarai BWF World Tour Super 500 Thailand Open 2026 dapat menjadi momentum kebangkitan bulu tangkis Indonesia menuju Olimpiade 2028 Los Angeles.
“Gelar ini sangat berarti, bukan hanya bagi kami tapi bagi tim Indonesia dan seluruh teman-teman di PBSI. Semoga ini jadi momentum untuk bangkit karena Olimpiade sudah dekat,” kata Leo dalam keterangan resmi PP PBSI yang diterima di Jakarta, Minggu.
Leo/Daniel merebut gelar juara setelah mengalahkan unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dengan skor 21-12, 25-23 pada final di Nimibutr Stadium, Bangkok.
Baca juga: Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai taklukkan unggulan teratas
Pasangan Indonesia tampil dominan pada gim pertama melalui permainan cepat dan agresif yang membuat lawan kesulitan mengembangkan pola permainan.
Namun pada gim kedua, Rankireddy/Shetty memberikan perlawanan sengit hingga pertandingan harus ditentukan lewat adu setting.
Dalam situasi krusial, Leo/Daniel tampil lebih tenang dan berani mengambil risiko untuk memastikan kemenangan dua gim langsung.
“Kami benar-benar menyiapkan fokus sebelum pertandingan tadi dan kami tidak boleh kalah start duluan. Tadi di gim pertama cukup berhasil tapi di gim kedua poinnya jadi ketat karena mereka mulai bisa mengembangkan permainan,” ujar Leo.
Baca juga: Thailand Open 2026 - Leo/Daniel melaju ke final
Leo menambahkan komunikasi dengan Daniel menjadi salah satu faktor penting yang membantu mereka keluar dari tekanan pada poin-poin akhir.
“Saat adu setting itu kami lebih berani ambil risiko dan jaga komunikasi sama Daniel karena dengan kondisi lapangan begini tidak ada rally panjang jadi kami harus bisa maksimal di pukulan-pukulan awal,” kata Leo.
Sementara itu, Daniel mengatakan kekompakan dan keinginan kuat untuk meraih gelar menjadi modal penting sepanjang turnamen.
“Kami merasa di turnamen ini, kami berhasil karena komunikasi cukup baik dan memang sama-sama mau juara jadi itu membantu kami bisa tampil optimal,” ujar Daniel.
Gelar di Bangkok menandai keberhasilan reuni Leo/Daniel setelah sempat dipisahkan selama dua tahun.
Kemenangan tersebut juga terasa spesial karena menjadi kemenangan pertama mereka atas Rankireddy/Shetty setelah sebelumnya selalu kalah dalam empat pertemuan.
Baca juga: Isyana/Rinjani akui ketangguhan unggulan pertama Thailand Open 2026
Baca juga: Ubed akui sulit keluar dari tekanan Jeon Hyeok Jin di Thailand Open
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Leo/Daniel: Gelar Thailand Open jadi momentum menuju Olimpiade 2028
Pewarta: Muhammad RamdanEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026