Minggu, 22 Oktober 2017

Pemerintah Daerah Butuhkan Kontrol Wartawan

id pwi, gubernur
Sebab tidak ada pekerjaan yang tak bisa terselesaikan atau beban berat yang terangkat, asalkan dengan kebersamaan atau gotong royong. Sebagaimana pepatah, berat sama dipikul dan ringan sama dijinjing
Banjarmasin (AntaranewsKalsel) - Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor menyatakan, pemerintah daerah membutuhkan kontrol dari wartawan agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan berjalan baik serta benar.


Pernyataan orang nomor satu di jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) tersebut ketika pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan (Kalsel) periode 2017 - 2022 di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Rabu.

Namun, lanjut Paman Birin (panggilan akrab lain terhadap Sahbirin), untuk memberikan kontrol tersebut, insan pers harus memiliki profesionalisme yang semakin kuat.

Selain itu, agar lebih memantapkan kapasitas kelembagaan dan kompetensi, lanjutnya dengan suara agak serek karena baru 9 September lalu pulang dari melaksanakan ibadah haji 1438 Hijriah dan batuk-batuk saat berada Mekkah, Arab Saudi.

Dalam kaitan melaksanakan tugas kontrol, peningkatan profesionalisme dan pemantapan kompetensi tersebut, PWI harus melakukan pembinaan kepada anggotanya, pinta Gubernur Kalsel yang menggunakan semboyan "Bersama Gelorakan Rakyat" (Bergerak) itu.

Pada kesempatan itu pula, Gubernur Kalsel yang terkenal energik dan penuh semangat untuk membangun banua (daerah) tersebut, mengingatkan arti penting kebersamaan.

"Sebab tidak ada pekerjaan yang tak bisa terselesaikan atau beban berat yang terangkat, asalkan dengan kebersamaan atau gotong royong. Sebagaimana pepatah, berat sama dipikul dan ringan sama dijinjing," demikian Paman Birin.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat PWI Margiono mengaku kaget dan mempertanyakan, mengapa orang-orang dari Banjarmasin Post Group tidak masuk dalam kepengurusan PWI Kalsel periode 2017 - 2022.

Oleh karenanya, Ketua Umum PWI Pusat dua periode itu meminta kepengurusan PWI Kalsel sekarang melakukan pendekatan atau rekonsiliasi dengan Banjarmasin Post Group.

"Pasalnya kurang enak kalau sekelas Banjarmasin Post yang merupakan koran besar di provinsi ini tidak dalam kepengurusan PWI Kalsel 2017 - 2022," demikian Margiono.

Pada kesempatan, Pemimpin Umum Banjarmasin Post Group Pangeran H Rusdi Effendie AR mengatakan, salahkah dirinya mundur atau tidak ikut lagi dalam kepengurusan PWI Kalsel periode 2017 - 2022.

"Apalagi ada yang bilang, tanpa orang-orang Banjarmasin Post pun, PWI Kalsel akan jalan," ucap tokoh pers nasional yang sudah berusia mencapai tiga per empat abad itu dengan nada kecewa.

Kepengurusan PWI Kalsel periode 2017 - 2022 yang diketuai Zainal Helmie dari Mata Banua dan Ketua Dewan Kehormatan Daerahnya Fathurrahman itu hasil konferensi provinsi organisasi kewartawanan tersebut Juli lalu.***2***





(T.KR-SKR/B/H005/H005) 13-09-2017 17:13:51

Editor: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Top News
Baca Juga