Banjarmasin (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan (Disdikbud Kalsel) melaksanakan Tes Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) yang diikuti 120 guru dari berbagai jenjang.
Disdikbud Kalsel menggandeng Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) menggelar tes tersebut sebagai bagian dari upaya mencetak calon pemimpin sekolah yang profesional dan berintegritas.
Baca juga: Disdikbud Kalsel siapkan strategi atasi puluhan ribu anak putus sekolah
"Pelaksanaan tes dilakukan secara objektif, murni, dan transparan sesuai dengan regulasi yang berlaku," kata Kepala Disdikbud Kalsel Galuh Tantri Narindra dikonfirmasi di Banjarmasin, Minggu.
Tantri menuturkan seleksi ini bertujuan untuk menilai kompetensi kepribadian, sosial, dan profesional para kandidat agar siap menjadi pemimpin pendidikan yang berkarakter.
Ia menjelaskan, proses seleksi calon kepala sekolah dilaksanakan melalui dua tahapan, yakni seleksi administrasi dan seleksi substansi.
Baca juga: Sekda Balangan dorong Nanang Galuh komitmen jaga kelestarian lingkungan
"Peserta yang telah lulus tahap administrasi dan memenuhi syarat kemudian mengikuti Tes Substansi BCKS yang dilaksanakan di SMKN 3 Banjarmasin," ujarnya.
Bagi peserta yang dinyatakan lulus tes substansi, kata dia, bakal mengikuti pendidikan dan pelatihan lanjutan selama 10 hari sebagai syarat penugasan guru menjadi kepala sekolah.
“Penugasan guru sebagai kepala sekolah diarahkan untuk mendukung pemerataan wilayah, peningkatan kinerja sekolah, serta pengembangan kepemimpinan di seluruh satuan pendidikan,” ujar Tantri.
Baca juga: Empat anak muda wakili Kalsel pada seleksi GBN tingkat nasional
