Jelang natal dan tahun batu harga kebutuhan pokok di Kalimantan Selatan relatif stabil bahkan cenderung turun dibandingkan hari-hari biasa.
Kepala Bagian Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian danPerdagangan Pemprov Kalsel Endah Suhartati di Banjarmasin, Selasa, mengatakan, sebagian besar harga kebutuhan pokok di Kalsel justru turun dibanding hari sebelumnya.
"Harga kebutuhan seperti bawang merah, lombok, dan sayur mayur, minyak goreng, turun dan sebagian lainnya tetap, kecuali harga beras terjadi kenaikan secara nasional," katanya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Hardi L Mantir mengatakan, kendati terjadi kenaikan harga beras, namun stok beras di Kalsel relatif aman dan mencukupi hingga beberapa bulan ke depan.
Menurut dia, kenaikan harga beras yang terjadi saat ini karena musim panen sudah mulai habis, sehingga padi masyarakat mulai berkurang.
Tingginya harga beras di pasaran, kata Hardi, menyebabkan Bulog hingga kini masih kesulitan memenuhi target penghimpunan beras sebesar 25 ribu ton selama 2011.
"Sampai saat ini Bulog baru bisa menghimpun beras sekitar 12 ribu ton saja," katanya.
Kepala Administrator Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Julianus Themengatakan, hingga kini arus lalu lintas pelayaran dari Surabaya masih cukup lancar.
Tinggi gelombang kata dia, masih cukup aman untuk tetap dilayari oleh perahu besar atau kecil, sehingga tidak ada masalah berarti untuk angkutan laut, baik untuk angkutan bahan bakar minyak (BBM) maupun kebutuhan pokok.
"Angkutan kebutuhan pokok adalah kapal dengan tonase cukup besar, sehingga tidak ada masalah berarti," katanya.
Mamak Dedi pedagang besar bawang di Pasar Lima mengatakan, harga bawang merah maupun putih dalam beberapa pekan terakhir turun drastis, dari biasanya Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram kini hanya Rp8 ribu per kilogram.
"Hampir tiap hari bawang merah datang, membuat penjualan kami turun drastis dan harganya sangat murah," katanya.
Bahkan bawang merah agak rusak, yang biasanya bisa dijual dengan harga Rp5 ribu - Rp7 ribu per kilogram, kini hanya laku dijual Rp700 per kilogram./B/C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.