Banjarbaru (ANTARA) - Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Erna Lisa Halaby siap untuk menghadirkan program pemerintah kota yang memberikan manfaat nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di kota setempat.
"Program Pemkot harus memberikan manfaat yang dirasakan langsung masyarakat sehingga kami siap menghadirkan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Lisa di Banjarbaru, Rabu.
Sebelumnya, Wali Kota Lisa bersama Wakil Wali Wartono mengikuti acara silaturahmi dengan masyarakat yang hadir di balai pertemuan Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, pada Senin (13/10) malam.
Baca juga: Wali Kota Banjarbaru ajak warga jalan sehat sambil pungut sampah
Wali Kota Lisa menegaskan, setiap langkah dan kebijakan pemerintah daerah harus berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat sehingga setiap program harus dilaksanakan dengan baik.
"Harapan kami, bukan hanya 100 hari kerja, tetapi sampai akhir periode, program dan semua kegiatan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang tinggal di ibukota Kalsel ini," tuturnya.
Selain bersilaturahmi dan berdialog dengan warga, pertemuan diisi penyerahan bantuan sosial Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga penerima manfaat, sebagai bentuk nyata kepedulian pemkot.
Baca juga: Pemkot Banjarbaru salurkan 435 paket sembako bagi warga tak mampu
Kegiatan itu menjadi momentum bagi warga berdialog langsung dengan kepala daerah guna menyampaikan aspirasi, masukan, maupun harapan terkait pembangunan dan pelayanan di berbagai bidang.
Suasana silaturahmi semakin meriah dengan pembagian doorprize bagi warga yang hadir hingga menambah suasana keakraban dan semangat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Kegiatan yang menjadi rangkaian kunjungan wali kota dan wakil wali kota dihadiri Plh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, seluruh Kepala SKPD, Kepala Bagian, serta camat dan lurah se-Kota Banjarbaru.
Baca juga: Belasan warga terima bantuan rehabilitasi rumah di Banjarbaru
Pewarta: Yose RizalEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.