Luas areal tanaman pangan berupa jagung di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan diprediksi mencapai target sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan selain beras bagi masyarakat setempat. 
   
"Luasan lahan yang ditanami jagung sudah hampir memenuhi target sehingga diprediksi mampu memenuhi target yang diharapkan," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Banjar, Edy Hasbi di Martapura, Minggu.
        
Ia mengatakan, target lahan yang ditanami jagung pada 2010 seluas 1.143 hektare dan hingga September sudah tercapai 1.019 hektare dimana seluas 612 hektare sudah panen.
        
Luasan lahan 1.143 hektare itu tersebar pada 13 kecamatan yakni Kecamatan Sambung Makmur dengan luas tanam 479 hektar, Sungai Pinang 213 hektar, Mataraman 97 hektar dan Kecamatan Pengaron 89 hektar.
        
Kemudian Kecamatan Simpang Empat 75 hektare, Martapura 43 Ha, Paramasan 32 Ha, Astambul 30 Ha, Karang Intan 25 Ha, Aranio 20 Ha,  Sungai Tabuk 17 Ha, Telaga Bauntung dan Martapura Timur delapan hektare.
        
"Kecamatan yang menjadi lumbung jagung adalah Sambung Makmur dan Sungai Pinang karena dua wilayah itu berada di dataran tinggi sehingga cocok bagi kesuburan jagung," ungkapnya.
        
Dikatakan, meski pun luasan lahan dan produksi jagung cukup tinggi namun salah satu bahan pangan itu tidak dijual ke luar daerah tetapi lebih banyak digunakan masyarakat untuk konsumsi sendiri.
        
"Hasil panen jagung kebanyakan dikonsumsi sendiri sebagai makanan tambahan pengganti beras atau diolah menjadi makanan lain dengan bahan dasar jagung disamping bisa langsung dikonsumsi jadi jagung rebus," ujarnya.
        
Ditambahkan, melihat luasan lahan yang masih bisa dikembangkan dan produksi yang cukup besar, pihaknya mengharapkan masyarakat mampu menjadikan jagung sebagai bahan pangan pengganti beras.
        
Disebutkan, cukup banyak variasi makanan selain beras seperti bahan olahan yang bisa menggunakan jagung termasuk ubi dan sagu yang banyak digunakan masyarakat daerah lain sebagai pengganti beras.
        
"Melihat potensi lahan cukup besar maka ke depan kami mengharapkan luasan lahan bisa ditingkatkan sehingga produksi jagung meningkat dan bisa digunakan sebagai bahan pangan pengganti beras," katanya.


: Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026