Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto mengingatkan, bangsa Indonesia jangan sampai menjadi "kacung" (pelayan) bangsa lain.
"Bangsa Indonesia tidak boleh jadi kacung bangsa lain," katanya saat pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Kalimantan Selatan di Sungai Pinang Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut (Tala) Kalsel, Senin.
Oleh sebab itu, bangsa Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) atau mandiri, lanjut putra "begawan ekonomi" Indonesia, almarhum Soemitro.
Menurut pensiunan jenderal TNI bintang tiga itu, Indonesia termasuk Kalsel memiliki banyak kekayaan sumber daya alam (SDA) yang cukup potensial untuk mengantarkan bangsa bisa berdikari atau mandiri.
Berdasarkan potensi kekayaan SDA yang cukup potensial itu, Gerindra sebuah partai politik yang baru berdiri sekitar 3,5 tahun ingin tampil sebagai pembawa harapan baru.
"Harapan baru tersebut sebenarnya sudah sejak lama ada yaitu menjadi bangsa yang kuat, sejahtera dan bermartabat," ungkap mantan Komandan Korps Pasukan Khusus (Kopassus) itu di hadapan ribuan warga masyarakat.
"Hanya saja, bagaimana kita mengolah SDA tersebut agar bangsa Indonesia kuat, sejahtera dan bermartabat? Caranya antara lain agar pejabat jangan suka obral janji tetapi harus mementingkan karya nyata," lanjutnya.
Karena itu, ia menyatakan, tidak sependapat kalau ada pihak lain yang mengatakan Indonesia miskin.
"Kita sebenarnya bukan miskin, tapi belum maksimal memanfaatkan SDA untuk kemakmuran rakyat, karena itu ke depan pilih pimpinan yang betul-betul mampu membawa rakyat sejahtera, tidak cuma sekedar janji," demikian Prabowo.
Sementara itu, Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin dalam sambutannya mengajak, warga masyarakat agar tetap menjaga stabilitas daerah yang sudah kondusif selama ini.
Menurut gubernur Kalsel dua periode itu, stabilitas politik atau keadaan daerah yang kondusif merupakan salah satu prasyarat untuk bisa mencapai keberhasilan pembangunan.
"Kita bersyukur baik suasana Pemilu legislatif, Pemilihan Presiden dan Pemilu Kepala Daerah maupun pasca-pemilihan, Kalsel sampai sekarang tetap kondusif," katanya.
Begitu pula kepada Gerindra dan Partai Golkar yang memberi dukungan terhadap dirinya pada Pemilu kepala daerah Kalsel 2010, sehingga terpilih untuk kedua kali sebagai gubernur setempat, demikian Rudy Ariffin.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPD Partai Gerindra Kalsel H. Abidin H.H meminta pengurus cabang sering turun ke bawah untuk melihat keadaan kader serta masyarakat.
"Kita berharap, dengan memperhatikan kader dan masyarakat sebaliknya mereka juga akan memperhatikan kita serta memberi dukungan pada Pemilu 2014," tandasnya.
Pelantikan DPD Partai Gerindra Kalsel 2011 - 2016 yang diketuai H. Abidin, Sekretaris Abdul Hadi Al Hafiz dan Bendahara H. Muhammad Nur serta Ketua Dewan Penasihat H. Ahmad Yudhi wahyuni itu dihadiri Wakil Duta Besar Mesir Untuk Indonesia Muhammad Al Adawi.
Setelah pelantikan kepengurusan, Prabowo didampingi Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prof Dr Ir Suhardi MSc meresmikan Sekretariat DPD Partai Gerindra Kalsel di Jalan A Yani Km13. /shn/A
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.