Hulu Sungai Utara, Kalsel, 15/11 (ANTARA) - Tentara Nasional Indonesia Wilayah Kodam VI Mulawarman bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Hulu Sungai Utara menyelanggarakan pelayanan KB gratis selama enam bulan di wilayah tersebut.
Komandan Kodim 1001 Amuntai Letnal Kolonel Arh Rikas Hidayatullah, Selasa, mengatakan, bakti TNI KB terpadu merupakan program lintas sektoral yang terencana dan terprogram secara terpadu TNI bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) serta didukung oleh instansi terkait.
"Banyak hal yang bisa dilakukan dalam kerja sama tersebut, terutama dalam pelayanan keluarga berencana," ujarnya.\
Dia menjelaskan, sasaran kegiatan bakti TNI KB terpadu meliputi pelayanan keluarga berencana (KB), tertkait kesehatan reproduksi dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.
Serta imunisasi bagi ibu hamil dan bayi di bawah lima tahun, kesehatan lingkungan, kesehatan ibu dan anak juga penyuluhan atau sosialisasi di bidang kesehatan.
Menurut Komandan Kodim bakti TNI KB terpadu merupakan bagian dari upaya jajaran TNI untuk membantu meringankan beban masyarakat yang tidak mampu.
Juga upaya TNI mendorong masyarakat untuk mewujudkan keluarga sehat dan berkualitas, serta mempercepat kemanunggalan TNI-Rakyat guna ketahanan nasional.
Bupati Hulu Sungai Utara HM Aunul Hadi, menambahkan, Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan penduduk dunia.
Karenanya keberhasilan pengendalian penduduk di Indonesia memiliki nilai penting dan strategis karena dapat mempengaruhi tercapainya pembangunan.
Bupati mengemukakan, pengendalian pertumbuhan penduduk merupakan tugas dan kewajiban bersama pemerintah dan masyarakat.
Untuk itu diperlukan upaya dan kerja keras serta partisipasi aktif semua pihak, baik secara lintas sektoral maupun secara lintas program.Him*C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.