Sang penyerang Inggris mengemas golnya setelah turun minum, menambahi gol Lucas Perez yang dibukukan pada babak pertama, ketika raksasa Liga Inggris itu kini merasa lega dapat melewatkan masa-masa buruk mereka dan mengakhiri laju dongeng klub Liga Nasional lawannya.
Pasukan Arsene Wenger, yang berusaha untuk tidak meneruskan kejutan kisah "pembunuh raksasa" di Piala FA, melupakan masalah-masalah mereka di Eropa dan mengatasi lapangan artifisial berkondisi buruk di London selatan untuk menundukkan tuan rumah yang berkompetisi di strata kelima.
Sutton telah berimajinasi untuk memberikan kejutan terbesar di Piala FA di depan 5.000 penggemar mereka dan menjadi tuan rumah untuk pertandingan putaran keenam melawan sesama klub Liga Nasional, Lincoln City, yang menjadi tim liga minor pertama di delapan besar dalam 103 tahun.
Namun peluang Sutton untuk menyamai kemenangan sensasional Lincoln atas tim Liga Inggris Burnley pada Sabtu efektif kandas, saat penyerang Arsenal asal Spanyol Lucas memecah kebuntuan pada menit ke-26 melalui sepakan melengkung kaki kiri.
Walcott memperbesar keunggulan timnya dengan memanfaaatkan kerja sama tim pada menit ke-55, namun Sutton menolak menyerah, mereka menciptakan sejumlah peluang bagus dan melihat pemain terbaik mereka, Roarie Deacon, melepaskan tembakan keras yang membentur mistar gawang.
Namun hal itu tidak cukup untuk menghentikan Arsenal dari mengejar pertandingan kandang melawan Lincoln, ketika mereka mengincar menjuarai Piala FA untuk ke-13 kalinya./f
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.