Kita juga mengagumi bahwa Bapeluh mampu berkiprah banyak dalam berbagai kegiatan, peran dan fungsi anggotanya begitu solid dan terkoordinasi dengan baik,
Amuntai, (Antaranews.Kalsel) - Kelompok kerja penyuluh (Pokjaluh) Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara menjadi tujuan pembelajaran pengurus dan anggota Pokjaluh Kemenag Kota Banjarbaru. Sebelumnya sudah empat kabupaten/kota melaksanakan yang datang berkunjung ke Bumi Candi Agung ini.
Ketua Pokjaluh Kemenag Kota Banjarbaru, Fauzie mengatakan pihak memilih tujuan studi pembelajaran ke Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) karena kinerja Pokjaluh Kemenag HSU yang terkelola secara baik hingga mampu memberikan nilai kredit bagi peningkatan karier anggotanya.
"Kita juga mengagumi bahwa Bapeluh mampu berkiprah banyak dalam berbagai kegiatan, peran dan fungsi anggotanya begitu solid dan terkoordinasi dengan baik," ujar Fauzie.
Fauzie mengajak serta 14 anggota Pokjaluh untuk belajar mengenai kepengurusan Pokjaluh HSU, diantaranya cara menggali sumber pendanaan untuk kegiatan dan teknis untuk meningkatkan karir melalui kegiatan Pokjaluh.
Ketua Pokjaluh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten HSU, Ahmad Nawawi Abdurrauf mengatakan berbagai prestasi memang berhasil ditorehkan Pokjaluh HSU diantaranya menjadi satu-satu Pokjaluh di Kalimantan Selatan yang bisa membantu anggotanya menaikan pangkat melalui kegiatan Pokjaluh.
"Kuncinya setiap kegiatan Pokjaluh di SK-kan oleh Kepala kantor Kemenag sehingga bisa memberikan kredit bagi upaya peningkatan kepangkatan sebagai karyawan Kemenang," terang Nawawi.
Selain itu, sambungnya, banyak anggota Pokjaluh yang berprestasi ditingkat provinsi dan kabupaten, sering pula diminta menjadi nara sumber dalam rangka penyuluhan di tingkat provinsi dan kabupaten lain.
Menurut Nawawi, Pokjaluh mampu ikut berperan dalam berbagai kegiatan di Kabupaten HSU karena anggotanya banyak berasal dan pernah berkiprah dalam sejumlah kepengurusan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan.
Kepala Kemenag Kabupaten HSU, Gurdani Syukur mengatakan sebenarnya tugas dan peran Pokjaluh di Kemenag semakin berat pasca perampingan jumlah anggota Pokjaluh, disebabkan jumlah majelis talim yang harus dibina cukup banyak.
Pendanaan kegiatan Pokjaluh di Kemenang berasal dari iuran anggotanya sebesar Rp25 ribu perbulan, melalui anggaran DIPA Bimas Islam dan bantuan pihak ketiga. Jumlah anggota Pokjaluh HSU sebanyak 21 orang yang dibantu anggota penyuluh non PNS di 10 kecamatan sebanyak 80 orang.
"Hingga kini sudah lima Pokjaluh dari kabupaten/kota di Kalimantan Selatan yang melakukan studi pembelajaran di HSU, semoga kedepan dilakukan pertemuan rutin se Kalsel untuk bisa saling tukar pengalaman antar Pojkaluh dalam meningkatkan peran dan fungsinya," katanya.
Pewarta: Eddy AbdillahEditor : Eddy Abdillah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.