Kami mendorong agar pendapatan asli daerah bisa terus ditingkatkan setiap tahun sehingga hasilnya bisa digunakan mewujudkan program pembangunan,Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Ahmad Rifani Iwansyah mendorong peningkatan pendapatan asli daerah tahun 2017 yang digarap pemerintah kota itu.
"Kami mendorong agar pendapatan asli daerah bisa terus ditingkatkan setiap tahun sehingga hasilnya bisa digunakan mewujudkan program pembangunan," ujarnya di Banjarbaru Senin.
Ia mengatakan, target PAD yang dipatok sebesar Rp175 miliar bisa lebih ditingkatkan lagi sehingga penerimaan daerah melalui pajak dan retribusi bisa semakin besar.
Disebutkan, ada dua langkah yang bisa ditempuh yakni melakukan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi seluruh potensi sehingga penerimaan daerah bisa lebih meningkat.
"Langkah intensifikasi bisa dilakukan dengan menggali potensi PAD yang sudah ada melalui optimalisasi tugas dan peran aparatur pemungut pajak dan retribusi daerah," ungkapnya.
Sedangkan langkah ekstensifikasi dengan menggali sumber-sumber pendapatan daerah yang baru sehingga menambah besar penerimaan daerah setiap tahunnya.
"Cukup banyak sumber-sumber pendapatan daerah yang bisa digarap dan dikembangkan seperti parkir dan retribusi jasa lain terutama berkaitan jasa di wilayah perkotaan," ucapnya.
Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani mengatakan, pihaknya terus berupaya agar PAD semakin meningkat setiap tahun sehingga bisa mewujudkan program pembangunan.
"Kami akan terus meningkatkan pendapatan daerah karena dana yang dihimpun menjadi salah satu modal bagi Pemkot Banjarbaru dalam merealisasikan program pembangunan," katanya.
Sementara itu, target PAD Banjarbaru tahun 2017 yang ditetapkan sebesar Rp175 miliar terdiri dari pajak daerah sebesar Rp84,7 miliar, retribusi daerah sebesar Rp11,5 miliar.
Kemudian, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang ditargetkan mampu meraih penerimaan sebesar Rp11,8 miliar dan lain-lain pendapatan asli daerah yang mencapai Rp66,9 miliar.
Pewarta: Yose RizalEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.