Dinas Tata Kota dan Kebersihan Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan akan membangun 27 tempat pembuangan sampah pada tahun 2011.
Kabid Persampahan dan Kebersihan Distakober Tabalong, Chazairin Noor di Tanjung, Selasa mengatakan, selain penambahan 27 buah TPS tahun ini juga dialokasikan dana untuk enam unit TPS kontainer dan dua unit truk sampah.
"Saat ini volume sampah per harinya mencapai 100 meter kubik karena itu perlu penambahan TPS dan armada pengangkut sampah," jelas Chazairin, Selasa di Tanjung, ibukota Tabalong.
Jumlah TPS sendiri saat ini mencapai 32 buah, 125 drum sampah, 150 buah tong plastik 20 buah gerobak dan 12 kontainer.
Pemkab Tabalong juga akan menerapkan peraturan berupa pembayaran denda bagi warga yang terbukti membuang sampah sembarangan sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.
"Rencananya awal 2012 akan diterapkan perda terkait peningkatan partisipasi masyarakat yang memberlakukan sanksi denda minimal Rp5 juta dan maksimal Rp25 juta bagi mereka yang membuang sampah di luar TPS yang tersedia," jelasnya lagi.
Masyarakat pun diwajibkan membuang sampah pada TPS yang tersedia dengan jadwal
06.00 sampai 18.00 wita.
Distakober sendiri akan mempersiapkan pembangunan bank sampah di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak dengan alokasi dana sekitar Rp750 juta.
Bank sampah yang akan dibangun memanfaatkan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Maburai yang akan dipindahkan ke Desa Saradang Kecamatan Haruai.
"TPA di Desa Maburai memang akan direlokasi ke Desa Saradan kerana TPA lama masih menerapkan sistem open dumping dan akan dimanfaatkan menjadi bank atau depot sampah untuk kegiatan pengolahan sampah," tambah Chazairin lagi.
Untuk TPA baru di Desa Saradang Kecamatan Haruai, ujar Chazairin masih persiapan pembebasan lahan seluas 10 hektar dan 2012 akan mulai dibangun dengan sumber dana APBN 2012. mia/B
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.