Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Keadaan penjualan usaha kecilnya yang sepi mendorong keingintahuan Murni tentang cara memasarkan produk untuk meningkatkan usahanya.

"Selain perlu tambahan modal, saya juga ingin tahu bagaimana cara memasarkan kue olahan ke pembeli," kata Murni, warga Kertak Baru Ulu Banjarmasin Tengah. Dan hal tersebut juga dirasakan Sri Hasanah, warga Kelayan.

Bank Kalsel bersama PKK Kota Banjarmasin menggelar program Pembinaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) bertema Mendorong Terbentuknya Usaha Baru yang Kreatif dan Inovatif di aula PKK kota Banjarmasin, 24-25 Oktober 2016.

"Hal ini program rutin PKK untuk mendorong peningkatan pendapatan keluarga dan memberi wawasan tentang akses perbankan," kata Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Siti Wasilah Ibnu Sina.

"Selain itu UP2K bisa mendukung misi Pemerintah Kota Banjarmasin menciptakan 2500 wirausaha," kata Siti Wasilah.

Peserta merupakan 200 pelaku UKM se kota Banjarmasin di bidang kue kering, jamur, kacang goreng, telur asin, rabuk gabus hingga kerajinan ini dibagi dalam dua hari kegiatan.  

Selain mendapatkan wawasan tentang Manajemen Pemasaran Produk meliputi strategi pemasaran terkait siklus produk, persaingan, perekonomian, produk, harga, tempat hingga promosi.

Dan mereka juga diberikan pengetahuan bagaimana Akses Pembiayaan Perbankan dan Manajemen Laporan Keuangan dari Bank Kalsel.

"Bank Kalsel menyediakan kredit Banua Mikro untuk pelaku usaha Mikro dengan bunga kecil," kata Dian dari Kelompok Bisnis Mikro Bank Kalsel.

 



Pewarta: Herry Murdy Hermawan
Editor : Herry Murdy Hernawam

COPYRIGHT © ANTARA 2026