Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Tabalong, Kalimantan Selatan, mengalokasikan dana sebesar Rp155,6 juta untuk program peningkatan minat dan kebiasaan membaca di masyarakat.
Menurut pelaksana tugas Kepala Seksi Akuisisi dan Pengelolaan pada Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Pustarda) Tabalong, M Rizal, tahun 2011 akan dilakukan penambahan buku atau bahan perpustakaan.
"Selain program pemasyarakatan minat dan kebiasaan membaca, tahun ini juga dilaksanakan pengadaan bahan perpustakaan berupa penambahan buku," jelas Rizal di Tanjung, Rabu.
Untuk program pengadaan bahan pustaka dialokasikan dana sekitar Rp123 juta atau 2.200 buku baik buku pelajaran maupun cerita fiksi.
"Penambahan kami lakukan dua tahap yakni 1.157 buku dengan 339 judul pada tahap pertama dan saat ini jumlah koleksi buku di perputakaan daerah sudah mencapai 45.940 buku," tambahnya.
Sebelumnya, Kantor Pustarda telah melaksanakan program bantuan stimulan pengembangan perpustakaan di 10 desa yang tersebar di enam kecamatan.
Masing-masing kecamatan Banua Lawas, Pugaan, Kelua, Muara Harus, Tanta dan Murung Pudak.
Sepuluh desa yang menjadi sasaran program, yakni Desa Habau (Banua Lawas), Desa Pematang (Banua Lawas), Desa Sungai Rukam I (Pugaan), Desa Halangan (Pugaan), Drsa Ampukung (Kelua), Desa Bahungin (Kelua).
Ditambah Desa Tanta Ringin (Muara Harus), Desa Harus (Muara Harus), Desa Walangkir (Tanta) dan Kelurahan Mabuun (Murung Pudak).mia/B
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.