Kami mendukung program PT PLN Cabang Kotabaru mulai 2017-2020 menargetkan dapat melayani sambungan baru sebanyak 6.198 pelanggan
Kotabaru (Antaranews Kalsel) - Wakil Bupati Kotabaru, Kalimantan Selatan, Burhanuddin menyatakan, pemerintah daerah mendukung program Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang menargetkan pada 2020 dapat melayani sambungan terhadap 6.198 pelanggan baru.


"Kami mendukung program PT PLN Cabang Kotabaru mulai 2017-2020 menargetkan dapat melayani sambungan baru sebanyak 6.198 pelanggan," kata Burhanuddin usai rapat bersama manajemen PT PLN Cabang Kotabaru, Rabu.

Mewujudkan target tersebut, perusahaan listrik negara itu dalam rapat koordinasi akan melakukan beberapa langkah strategis, di antaranya, meningkatkan produktivitas di Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng) Asam-asam, dan mesin pembangkit Sektor Barito, di Banjarmasin, serta mempercepat penyelesaian pembangunan pembangkit listrik tenaga uap Teluk Kemuning, di Kotabaru.

Selain itu memasang jaringan listrik dasar laut yang menghubungkan Daratan kalimantan dengan Pulaulaut Kotabaru, serta beberapa langkah strategis yang lainnya.

Perusahaan listrik negara tersebut juga mengklaim bahwa produksi listrik Wilayah Kalselteng dari Sektor Barito dan PLTU Asam-asam surplus sekitar 60 MW.

Surplus daya tersebut akan didistribusikan untuk kebutuhan listrik bagi masyarakat Kotabaru khususnya di Pulaulau.

Untuk itu, PT PLN kini tengah melakukan proses pembangunan jaringan distribusi listrik dengan melalui dasar laut.

Menurut Wakil Bupati apabila surplus daya 60 MW ditambah produksi PLTU Teluk Kemuning sebesar 14 MW dapat diinterkoneksikan, maka akan ada tambahan daya sebesar 74 MW untuk masyarakat Kotabaru khususnya di Pulaulaut.

Dengan keberadaan listrik yang cukup tersebut diharapkan mampu mendorong laju pertumbuhan ekonomi di Kotabaru, karena pembangunan properti yang saat ini terkendala listrik dapat digenjot, begitu juga dengan usaha mikro kecil dan menengah akan tumbuh pesat.

Ke depan ia berharap tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di desa, bahkan di pelosok-pelosok dusun tidak mendapatkan penerangan, karena listrik dari PT. PLN sudah mempu melayani sambungan baru meskipun keberadaanya di pelosok desa.

Manajer PT Perusahaan Listrik Negara Cabang Kotabaru hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi terkait masalah tersebut. 


Pewarta: Imam Hanafi
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026