Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), akan mengevaluasi pemberian bantuan beras Unus sejenis beras lokal,  untuk calon jemaah haji (Calhaj) ke tanah suci sebagaimana diberikan pada tahun sebelumnya.



"Kita akan evaluasi apakah pemberian bantuan berupa beras masih memungkinkan atau perlu diberikan dalam bentuk lain," kata Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel, Mukhlis Gafuri usai pelepasan Calhaj dari PNS.


Pada tahun-tahun sebelumnya, Pemprov Kalsel memberikan bingkisan kepada seluruh Calhaj asal Embarkasi Bandara Syamsudin Noor berupa beras sebanyak 5 kilogram.


Pemberian beras dilakukan dengan alasan, sebagian besar jamaah haji yang merupakan warga Kalsel tidak bisa menyesuaikan diri dengan makanan daerah lain terutama untuk beras.


Sebagaiamana diketahui, sebagian besar warga Kalsel terbiasa mengkonsumsi beras lokal setempat, seperti beras Unus yang bertekstur keras (pera) dan kurang menyenangi beras seperti rojo lele dan lainnya yang pulen.


Beberapa warga mengaku sering mengalami sakit perus bila harus mengonsumsi beras selain beras unus. Berdasarkan hal tersebut Pemprov Kalsel akhirnya memberikan bingkisan beras kepada para jamaah.


Namun demikian, dengan berjalannya waktu, bingkisan tersebut dianggap terlalu merepotkan sehingga ada sebagian jemaah justru meninggal beras pemberian tersebut di asrama haji, sebelum berangkat ke tanah suci.


"Makanya akan kita evaluasi dan kita tanyakan kepada penyelenggara haji, bingkisan yang memungkinkan untuk diberikan kepada jamaah, yang pasti kita akan tetap memberikan bantuan," katanya.


Pada kesempatan tersebut, Mukhlis juga berharap bahwa para jemaah haji selalu menjaga kesehatan dan kondisi sehingga ibadah haji bisa dilaksanakan dengan baik sebagaimana yang diharapkan.


"Jamaah bisa beribadah dengan baik dan khusuk bila kondisi kesehatannya terjaga dengan baik, karena itu kesehatan menjadi faktor yang sangat penting untuk mendapakan perhatian utama," katanya.


Selanjutnya, 98 orang calon jamaah haji dari lingkungan PNS Pemprov Kalsel mendapatkan pengarahan tentang hal-hal yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan selama menjalankan ibadah haji./B




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026