Jamaah calon haji asal Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan wajib divaksin miningitis dan influenza untuk menjaga kesehatan para jamaah, agar tidak tertular penyakit saat menjalankan ibadah haji.

"Jika tahun lalu vaksin influenza itu bersifat anjuran, tetapi kali ini bersifat wajib, selain vaksin miningitis bagi semua jamaah calon haji," kata  Kepala Kantor Kementrian Agama Kotabaru, H Salman Basri Msi, Jumat.

Salman menjelaskan, biaya vaksin miningitis dan vaksin influenza telah diatur sesuai Surat Keputusan Bupati Kotabaru yang besarnya sekitar Rp356.500 per jamaah.

Ditambahkan, Puskesmas Kotabaru Hilir merupakan instansi yang dipercaya untuk menyelenggarakan vaksin miningitis dan influenza terhadap 201 orang jamaah calon haji asal Kotabaru.

Kepala Puskesmas Kotabaru Hilir dr H Zaenal Hakim, menuturkan, dari 201 jamaah calon haji asal Kotabaru sudah 198 orang jamaah mendapatkan vaksin miningitis dan vaksin influenza.  
    "Target kami, Jumat ini semua calon haji sudah divaksin miningitis dan influenza," terang H Salman Basri Msi.

Puskesmas masih akan membuka pintu hingga 19 September, apabila ada calon haji yang tidak sempat datang tepat waktu.

Kami juga membuka diri bagi calon haji asal kabupaten lain, untuk mendapatkan vaksin miningitis dan influenza.

Dengan didampingi petugas pemeriksaan jamaah calon haji Mursalin menjelaskan, khusus untuk vaksin influenza bermanfaat agar para calon haji terhindar dari tertularnya penyakit influenza berat yang bisa menyebabkan kematian.

"Terutama saat berkumpul dengan calon haji asal negara-negara lain di Tanah Suci, di mana saat itu calon jamaah sangat rawan tertular penyakit influenza berat," terang H Salman Basri.

Dikhawatirkan, penyakit influenza berat tersebut dapat menganggu para jamaah dalam menjalankan syarat dan rukun ibadah haji baik dalam perjalanan, hingga berada di Arab Saudi dan di Madinah.

"Menurut hasil riset, dengan imunisasi itu memperoleh kekebalan terhadap penyakit influenza secara aktif hingga dua tahun," jelas H Salman Basri./C




Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026