Pasar murah samata membantu masyarakat jadi bukan menyaingi keberadaan pasar tradisional
Martapura (Antaranews Kalsel) - Bupati Banjar, Kalimantan Selatan, Khalilurrahman mengatakan, pasar murah Ramadan tidak menyaingi pasar tradisional, meski pun harga barang yang dijual lebih murah.


"Pasar murah samata membantu masyarakat jadi bukan menyaingi keberadaan pasar tradisional," ujar bupati sebelum membuka pasar murah Ramadan di Kota Martapura, Rabu.

Ia mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar selama tiga hari sejak 22-24 Juni 2016 sangat membantu masyarakat.

Hal itu dikarenakan harga berbagai jenis barang yang dijual lebih murah dibanding dipasaran sehingga sesuai dengan tujuannya yakni membantu masyarakat kurang mampu.

"Harga barang lebih murah karena dijual langsung distributor sehingga masyarakat tinggal memilih barang yang dibeli sesuai kebutuhan yang diperlukannya," ungkapnya.

Selain itu, pasar murah Ramadan yang dipusatkan di halaman Gedung Dekranasda Banjar Jalan A Yani Km 39 Martapura juga untuk melancarkan distribusi barang ke masyarakat.

"Tujuan utama lain yakni menjaga stabilitas harga sehingga harga tidak semakin naik seiring meningkatkan permintaan barang selama Ramadan maupun menjelang Idul Fitri," ujarnya.

Kepala Disperindag Banjar Ramlan mengatakan, sejumlah organisasi ikut mendukung kegiatan seperti TP PKK, Dharma Wanita, TNI/Polri disamping beberapa SKPD Pemkab Banjar.

"Kami bekerja sama dengan Bulog Divre Kalsel untuk memasok barang terutama beras dan daging beku yang dijual lebih murah dibanding harga pasar," kata Ramlan.

Disebutkan, daging beku dijual Rp85 ribu per kilogram, beras Thailand Rp7.900 per kilogram, gula pasir Rp14.500 serta bawang merah dan bawang putih dibawah harga pasar.

"Selain barang kebutuhan pokok, sejumlah UKM juga ikut berpartisipasi menjual berbagai produk olahan yang cukup banyak diminati sehingga pasar semakin ramai," katanya.***4***







(T.KR-YRZ/B/H005/H005) 22-06-2016 23:16:34


Pewarta: Yose Rizal
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026