Paket gratis ini sebagai bentuk kepedulian Pemprov Kalsel terhadap masyarakat kurang mampu sehingga mereka bisa menikmatinya
Banjarbaru (Antaranews Kalsel) - Sebanyak 625 paket berisi produk pertanian dibagikan gratis kepada masyarakat kurang mampu pada Pasar Murah Ramadan yang dilaksanakan Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Selatan.


Penyerahan paket gratis dilakukan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel Raudlatul Janah di Kota Banjarbaru ke perwakilan penerima di sela pasar murah tersebut, Selasa.

"Paket gratis ini sebagai bentuk kepedulian Pemprov Kalsel terhadap masyarakat kurang mampu sehingga mereka bisa menikmatinya," ujar istri Gubernur Kalsel Syahbirin Noor itu.

Dia menyebutkan, ratusan paket gratis yang diserahkan kepada masyarakat kurang mampu meliputi 200 paket produk perikanan dan kelautan berupa ikan patin hidup.

Kemudian, 50 paket produk yang berasal dari Dinas pertanian, tanaman pangan dan holtikultura, 100 paket produk dari Dinas peternakan berupa telur ayam ras.

Selanjutnya, 225 paket produk perkebunan berupa gula, teh dan minyak goreng, serta 50 paket beras masing-masing 5 kilogram dari Badan Ketahanan Pangan.

"Harapan kami, paket gratis yang diberikan bisa dinikmati masyarakat sehingga mengurangi beban mereka menghadapi naiknya harga barang selama Ramadhan," ucapnya.

Menurut dia, TP PKK Kalsel sangat mendukung upaya Pemprov dalam membantu masyarakat meningkatkan kualitas kehidupannya terutama di tengah kondisi ekonomi sulit.

"Kami sangat mendukung upaya meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat, pemenuhan kebutuhan pokok, penguatan daya beli hingga pemberdayaan masyarakat," ujarnya.

Dia mengatakan, pasar murah ramadhan yang terlaksana atas kerja sama tujuh dinas lingkup pertanian diharapkan berdampak positif menstabilkan harga kebutuhan pokok yang melambung.

"Kenaikan harga kebutuhan pokok membebani masyarakat sehingga kami berharap melalui pasar murah, harga barang bisa stabil dan masyarakat dapat membelinya," ucapnya.

Sementara itu, barang yang dijual di pasar murah ramadhan beragam mulai telur, gula pasir, minyak goreng dan produk olahan UKM yang dibina dinas lingkup Pemprov Kalsel.

"Harga barang lebih murah karena sesuai harga distributor sehingga masyarakat bisa membelinya," ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel Isra di sela kegiatan.

Dia menyebutkan, harga telur dijual Rp20 ribu per kilogram, beras CBP Thailand Rp7.900 per kilogram, daging sapi Rp85 ribu per kilogram, gula pasir Rp14.500 per kilogram. 


Pewarta: Yose Rizal
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026