Disebutkan perusahaan tersebut yaitu PT.PPI, Bank Artha Graha, Patelki dan Cocacola serta Indofood menyajikan beras, gula, minyak goreng, Bawang merah, minuman ringan, sarimi dan lain-lainnya itu begitu dibuka langsung diserbu warga karena harganya dijual dibawah harga pasar, mengutip rilis Penrem 101/Antasari diterima Antaranews Kalsel, Rabu.
Danrem 101/Antasari Kolonel Kav Yanua Adil setelah menyatakan bahwa pasar murah resmi di buka maka para warga dan anggota jajaran Korem 101/Antasari langsung menyerbu stand-stand yang telah menyajikan dagangannya.
Stand Bulog tidak sampai 15 menit yang menyajikan daging beku ludes diperebutkan pembeli, karena harga daging tersebut Rp80.000 jauh lebih murah dengan harga pasar.
Demikian juga di salah satu stand yang menyajikan paketan berisikan gula, minyak goreng dan susu dijual dengan harga 50 persen dari harga dasar.
Mau tidak mau pengunjung harus rela antri untuk mendapatkan paketan tersebut.Dalam acara pembukaan Danrem mengatakan bahwa pasar murah ramadhan dilakukan selain sebagai bentuk kepedulian Korem dalam menjaga kestabilan harga di
pasaran.
Terutama harga-harga sembilan bahan pokok (sembako) yang umumnya melonjak tinggi saat ini, dan kepada pengunjung agar dapat memanfaatkan kegiatan pasar murah dengan baik, teliti sebelum membeli.
"Jangan boros dalam berbelanja dan tidak bersifat konsumtif serta pilih barang-barang yang dibutuhkan secara selektif," tegas Danrem./f
Pewarta: Asmuni KEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.