Untuk membangun bendungan pihak pabrik semen membendung sejumlah aliran sungai sehingga sistem pengairan ke lahan pertanian masyarakat terganggu
Tanjung (Antaranews Kalsel) - Untuk kesekian kalinya pabrik semen PT Conch South Kalimantan di Desa Saradang Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan mendapat protes warga terkait keberadaan bendungan di wilayah tersebut.


Menurut satu warga Hasbullah di Tanjung, Rabu pembangunan bendungan di pabrik semen tersebut menyebabkan sejumlah areal pertanian atau sawah kering karena menurunnya debet air sungai.

"Untuk membangun bendungan pihak pabrik semen membendung sejumlah aliran sungai sehingga sistem pengairan ke lahan pertanian masyarakat terganggu," jelas Hasbullah.

Hal senada juga diungkapkan Camat Upau Hermansyah kalau sejumlah sawah warga mengalami kekeringan karena Sungai Jaing yang biasanya dimanfaatkan untuk pengairan ditutup oleh PT Conch.

"Pada saat pembuatan bendungan pihak PT conch juga tidak melakukan koordinasi dengan kecamatan dan sekarang dampaknya sawah warga jadi kering karena aliran sungai tertahan," jelas Hermanto.

Meski lokasi pabrik semen berada di Kecamatan Haruai namun dampak pembangunan bendungan untuk kebutuhan air pabrik juga dirasakan warga Kecamatan Upau.

Belum lagi dampak dari operasional angkutan semen yang menyebabkan ruas jalan provinsi dari Kabupaten Tabalong, Balangan dan sekitarnya rusak berat.

Sebelumnya aksi demo terkait kerusakan jalan maupun dampak negatif dari keberadaan bendungan sudah dilakukan warga maupun LSM setempat.


Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026