Balangan, (Antaranews Kalsel) - Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Balangan bersama Balai Latihan Masyarakat Banjarmasin, melaksanakan pelatihan tekhnologi pengolahan ikan lele menjadi abon  kepada warga desa transmigrasi di Desa Matang Hanau dan Papuyuan Kecamatan Lampihong.


Kabid Transmigrasi Dinsosnakertrans Balangan, Budi Satrian Syah di Paringin, Senin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan Sumber Daya Masyarakat (SDM) untuk dapat mengembangkan potensi kewirausahaan sesuai potensi lokal yang ada di desa mereka.

"Kegiatan ini untuk mengembangkan potensi lokal, dimana masyarakat di Desa Matang Hanau dan Papuyuan Lampihong banyak yang melakukan budidaya ikan, agar dapat meningkatkan perekonomian mereka sendiri," ujarnya.

Pelatihan tersebut dilaksanakan selama empat hari sejak 5-9 Mei 2016, yang di ikuti sebanyak 40 peserta, dimana pada pelatihan tersebut masyarakat diajarkan mengolah ikan lele menjadi produk bernilai ekonomi, seperti mengolah lele menjadi makanan seperti abon dan kerupuk lele.

"Selama ini ikan lele kurang diminati warga sebagai bahan konsumsi, dengan adanya pelatihan ini, semoga ikan lele yang kurang diminati untut dikonsumsi dapat dijadikan bahan yang bernilai ekonomis," jelasnya.

Dipilihnya pengolahan ikan lele tersebut, karena ikan ini dinilai mudah dibudidayakan, dengan daya tahan yang bagus serta perkembangannya yang cukup baik di daerah rawa di Desa Matang Hanau dan Papuyuan Kecamatan Lampihong.



Pewarta: Roly Supriadi
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026