Banjarmasin, (AntaranewsKalsel) - Sekertaris Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selamatan Amka menyatakan, hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2016 tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di daerahnya sejauh ini berjalan lancar.


"Kita berkoordinasi dengan sekolah sekolah yang melaksanakan UN hari ini, sejauh ini dilaporkan lancar," ujarnya saat melakukan sidak UN di SMKN 2 Banjarmasin, Senin.

Menurut dia, sebanyak 48.502 orang siswa yang mengikuti ujian nasional tahun ini didaerahnya, sebanyak 73 sekolah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kompoter (UNBK).

"Sejauh ini juga pelaksanaan UNBK tidak ada laporan kendala, kita harap PLN tidak melakukan pemadaman listrik hingga akhir nanti," ucapnya.

Pihaknya pun, tutur Amka, sangat mengapresiasi sekolah-sekolah yang melaksanakan UNBK saat ini dengan menyiapkan listrik cadangan berupa genset untuk menjaga-jaga adanya gangguan listrik dari PLN.

"Tentunya ini atas dukungan pihak PLN juga, tapi kita minta jangan sampai digunakan itu, artinya listrik dari PLN tetap berfungsi dengan baik," paparnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah yang ikut melakukan sidak kebeberapa sekolah diantaranya SMKN 4 dan SMKN 2 Banjarmasin, juga berharap juga tidak ada pemadaman lampu saat dilaksanakan UN ini.

"Pemkot sudah melakukan koordinasi dengan pihak PLN, intinya kita minta jangan ada pemadaman listrik saat UN ini," ujarnya.

Dia mengamanatkan kepada para siswa yang melaksanakan UN ini, agar menjawab soal dengan baik dan benar, hingga bisa lulus nantinya.

"Kita menargetkan semua siswa di daerah kita lulus, kalau sampai ada yang tidak lulus! maka pihak sekolah akan kita lakukan evaluasi," tegasnya.

Pelaksanaan UN sistem online di Banjarmasin diantaranya dilaksanakan SMKN 4 Banjarmasin dengan jumlah siswa sebanyak 268 orang siswa.

"Kita melaksanakan UNBK ini sebanyak tiga sesi, sebab sarananya yang terbatas," ujar Kepala SMKN 4 Banjarmasin Syafruddin Noor.

Sama halnya di SMKN 2 Banjarmasin, di mana sebanyak 219 siswa mengikuti UN tahun ini secara online ini.

Untuk SMK Syuhada di Jalan Brigjen Hasan Basri, Kayu Tangi Banjarmasin, ada sebanyak 170 siswa mengikuti UN tahun ini.

"Sekolah kita melaksanakan UN sistem manual, maklum sarananya yang tak lengkap, karena sekolah ini jurusan mesin," papar Kepala SMK Syuhada Banjarmasin H Lamsi.

Pewarta: Sukarli
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026