Dimana masyarakat perlu, disitu kita harus hadir, karena inilah hakikat sebenarnya pemerintahan yang melayani...
Kandangan, (Antaranews Kalsel) - Bupati Hulu Sungai Selatan didaulat sebagai pembicara dalam Simposium Nasional Inovasi Pelayanan Publik dihadapan peserta Simposium inovasi pelayanan publik berbagai unit penyelenggara pelayanan publik dari Kementerian, Lembaga, Pemerintah Provinsi, Kabupaten, Kota serta BUMN/BUMD, Jawa Timur, Kamis (1/4).

Dalam Simposium yang dipandu oleh Indah Sukmaningsih, anggota tim panel penilai Sinovik 2016 yang juga seorang aktifis di YLKI tersebut, Bupati HSS memaparkan latar belakang dilaksanakannya Si Midun ke Faskes.

Latar belakang  dilaksanakannya program "Si Midun ke Faskes" atau Strategi Kemitraan Dukun Kampung dan Bidan terkait  tingginya angka kematian ibu dan bayi di HSS.

Setelah dilakukan kajian, diperoleh data, ternyata satu diantara penyebab terbesar adalah tingginya angka persalinan yang ditolong dukun kampung/tidak dibantu oleh tenaga kesehatan yang terlatih dan tidak dilaksanakan di fasilitas kesehatan.

Si Midun ke Faskes hadir sebagai desain pendekatan yang aplikatif, terjamin keberlanjutan, dan sangat mudah direplikasi pemerintah daerah manapun yang berkeinginan menerapkan pola yang sama di daerahnya.

Menurut Bupati,  program ini model yang dikembangkan dengan tetap mengacu kepada peraturan perundang-udangan yang berlaku, seperti Permenkes, Perda, Perbup, dan produk-produk kebijakan instruksional serta kesepakatan lainnya.

Selain hal tersebut Pemkab HSS juga memberikan dukungan penuh dengan pengalokasian dana melalui APBD berupa insentif bagi dukun kampung yang merujuk ibu bersalin ke fasilitas kesehatan.

Langkah tersebut juga didukung dengan membangun Poskesdes, minimal 1 Poskesdes untuk 1 Desa, bahkan untuk desa yang terpencil dan ada pada kondisi geografis yang sulit, dimungkinkan 2 Poskesdes untuk 1 Desa.

Disamping itu Pemkab HSS juga memberikan hibah berupa mobil layak pakai  untuk digunakan sebagai ambulan desa. Hal tersebut tidak lain bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Dimana masyarakat perlu, disitu kita harus hadir, karena inilah hakikat sebenarnya pemerintahan yang melayani", ujar Bupati.

Diakhir acara simposium Bupati kembali menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik.


Pewarta: Fathurrahman
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026