Balangan - (Antaranews Kalsel) - Dinas Pertaniah Tanaman Pangan Holtikultura Perikanan dan Peternakan (PTPHPP) Kabupaten Balangan, berjanji memberikan bantuan untuk optimalisasi lahan pertanian.

Sebelumnya, Dinas PTPHPP menemukan lebih dari separuh tanaman padi milik warga Desa Lasung Batu rusak Ketika dicabut, bagian bawah tanaman tampak hangus dan berbau busuk.

Kepala Dinas PTPHPP , Ir Tuhalus dan Kepala Badan Pelaksanaan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BPPKP) setempat, Sofiannor bersama jajaran PPL setempat menemukan kerusakan tanaman padi akibat peningkatan kandungan zat besi atau pirit karena derajat keasaman tanah tinggi.

Jadi menurut Tuhalus, kondisi lahan yang tidak sesuai, salah satunya kandungan pirit yang tinggi yang mengakibatkan tanaman keracunan. Untuk itu, dirinya manyarankan agar para petani melakukan pengoptimalan lahan.

Salah satunya, dengan pemberian kapur untuk mencegah atau mengurangi kejadian tersebut kembali terulang.

”Untuk menimalisir asam tinggi dan ph rendah, bisa dilakukan penaburan 2 ton kapur untuk 1 hektare sawah dengan interval waktu dua tahun sekali," bebernya.

Untuk penangulangan cepat, lanjut Tuhalus, petani bisa mengunakan pupuk jenis Zat Perangsang Tumbuh (ZPT) agar tanaman yang mengalami kerusakan bisa pulih.

"Jangka panjang selain pengoptimalan lahan, pengaturan irigasi juga penting. Sebab, karena kejenuhan airlah yang menjadi salah faktor penyebab keracunan tanaman," ungkapnya.

Tuhalus berjanji, akan memberikan bantuan kedepannya terkait optimalisasi lahan tersebut.

"Kami coba nanti anggarkan untuk program optimalisai lahan, termasuk dengan cara memberi bantuan kepada para petani agar melakukan sistem tanam secara selang seling, antara padi dan palawija," janjinya./c


Pewarta: Roly Supriadi
Editor : Roly Supriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026