Pernyataan Wakil Ketua Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan itu melalui telepon seluler usai reses di Desa Suka Maju Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Jumat.
Pasalnya subsektor perkebunan tidak terlepas dari ekonomi kerakyatan yang juga harus menjadi perhatian bersama, tidak terkecuali pemerintah atau instansi terkait.
Wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel VI/Kabupaten Kotabaru dan Tanbu itu mengaku turut prihatin dengan keadaan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang masih belum membaik.
Ia memperkirakan belum membaik/seimbangnya harga TBS kelapa sawit dampak dari pandemi COVID-19.
Oleh karenanya, dia berharap harga TBS kelapa sawit pada tingkat petani/pekebun komoditas tersebut segera membaik seiring mulai melandai pandemi COVID-19.
"Apalagi pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel punya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang memiliki kewenangan penuh terkait peningkatan efektivitas pendapatan dari bisnis komoditas kelapa sawit," ujarnya.
"Terlebih lagi, kemajuan pertumbuhan positif dari Desa Suka Maju harus benar-benar didukung dan direalisasikan penuh keberadaannya oleh pemerintah," lanjut laki-laki kelahiran Banjarmasin Tahun 1975 itu.
Ia berharap, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kalsel selaku mitra kerja Komisi II agar mengusahakan bagaimana cara supaya kesejahteraan masyarakat dapat terayomi dengan baik.
"Kendati demikian, dari hasil diskusi dengan masyarakat aspirasi positif yang disampaikan melalui Kepala Desa Suka Maju akan diupayakan dan disuarakan dalam pokok pikiran (pokir) legislatif di DPRD Kalsel." ujarnya.
“Yang pasti saya akan terus keliling, melihat kondisi dan menyerap aspirasi dari para warga di Dapilnya seperti di Kotabaru dan Tanbu," demikian Paman Yani.
Sementara itu, Kepala Desa Suka Maju, Supriyudin mengapresiasi dan berterimakasih atas kunjungan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas kedatangan Paman Yani. Semoga silaturahmi ini.membuahkan hasil yang baik,” harapnya.
Kunjungan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel itu untuk menjaring aspirasi seperti Desa Suka Maju (400 kilometer lebih dari Banjarmasin) Kecamatan Sampanahan, Kotabaru merupakan titik pertama dalam pelaksanaan reses tahun 2022.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.