"Ini pertemuan pertama kali kami dengan mereka. Kami hanya berbekal menonton video pertandingan mereka saja. Kami juga belum terlalu fokus di lapangan tadi," kata Praveen selepas pertandingan di Birmingham, Inggris, Kamis, seperti dilansir Tim Humas dan Media Sosial Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dalam keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta.
Praveen/Debby menang atas Kenta/Ayane dalam pertandingan selama 57 menit dengan skor 13-21, 21-14, 21-18.
Praveen mengaku pada awal pertandingan melawan Kenta/Ayane bermain dengan bebas. Lalu, bersama Debby, Praveen mulai menerapkan strategi agar dapat menaklukkan lawan.
Debby menambahkan permainannya bersama Praveen kurang sabar menyusul beberapa pukulan servis yang dinyatakan salah oleh wasit.
Pada pertandingan perempat final, Praveen/Debby akan menghadapi pemenang pertandingan antara pasangan Tiongkok Liu Cheng/Bao Yixin dan Lu Kai/Huang Yaqiong.
"Kami pernah melawan kedua pasangan itu dengan hasil kemenangan ataupun kekalahan. Kami hanya perlu lebih mempersiapkan diri berbekal menonton video serta saling berkomunikasi saat pertandingan," kata Praveen.
Rekor pertemuan Praveen/Debby dengan Liu/Bao imbang 2-2. Sedangkan dengan Lu/Huang, pasangan Indonesia itu lebih mendominasi catatan pertemuan 2-1.
Indonesia juga memastikan satu tempat pada perempat final turnamen tingkat superseries premier itu. Satu tempat tersebut merupakan hasil pertandingan antara sesama pasangan Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja./f
Pewarta: Imam SantosoEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.