Sebelumnya atau pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalsel 2015 juga Pemprov setempat mengalokasikan dana sebesar Rp50 miliar, sehingga berjumlah Rp110 miliar
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Kalimantan Selatan Martinus mengatakan, pelaksanaan pembangunan Jembatan Selat Pulau Laut Kabupaten Kotabaru di wilayah timur provinsi itu terus jalan.

Sementara menunggu bantuan/kucuran dana dari pemerintah pusat, pelaksanaan pembangunan jembatan yang menghubungkan daratan Kalimantan dengan Pulau Laut (tempat ibukota Kabupaten Kotabaru) terus jalan, tegasnya usai paripurna DPRD provinsi setempat di Banjarmasin, Kamis.

Sebagai contoh, lanjut mantan Penjabat Wali Kota Banjarbaru, Kalsel itu, pemerintah provinsi (Pemprov) setempat menganggarkan kembali sekitar Rp60 miliar untuk pembangunan jembatan di Kotabaru tersebut.

"Sebelumnya atau pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalsel 2015 juga Pemprov setempat mengalokasikan dana sebesar Rp50 miliar, sehingga berjumlah Rp110 miliar," ungkapnya.

Begitu pula pemerintah kabupaten (Pemkab) Kotabaru sudah mengalokasikan dana sebagai tahap pertama sebesar Rp50 miliar pada APBD mereka tahun 2016.

"Kesemua dana tersebut, baik yang berasal dari Pemprov maupun Pemkab Kotabaru untuk pembangunan Jembatan yang menyeberangi Selat Pulau Laut itu," lanjutnya menjawab anggota Press Room DPRD Kalsel.

Ia menjelaskan, pekerjaan pembangunan jembatan dengan rencana panjang bentas sekitar enam kilometer itu, baru berupa pembuatan jalan penghubung, pondasi serta tiang pancang.

"Sedangkan bantuan/penganggaran dari pemerintah pusat untuk pembangunan Jembatan Selat Pulau Laut Kotabaru dengan perkiraan total biaya sekitar Rp3,6 triliun itu kita harapkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017," demikian Martinus.

Pembangunan jembatan yang terpanjang saat ini di Kalsel bukan cuma sekedar untuk pemenuhan dambaan masyarakat "Bumi Sa-ijaan" Kotabaru, tapi akan menunjang ketahanan nusantara atau kemaritiman di wilayah timur provinsi tersebut.

Pasalnya di wilayah timur Kalsel yang meliputi tiga kabupaten, yaitu Kotabaru, Tanah Bumbu (Tanbu) dan Kabupaten Tanah Laut (Tala) itu bukan saja memiliki sumber daya kelautan yang cukup potensial, tapi juga bagian dari alur lalu lintas kapal semudera atau perhubungan laut internasional.

Berdasar perencanaan, pembiayaan pembangunan Jembatan Selat Pulau Laut Kotabaru itu sistem sharing, yaitu Pemprov Kalsel Rp500 miliar, kemudian Pemkab Kotabaru dan Tanbu masing-masing Rp250 miliar.

Jembatan yang akan mencontoh model/konstruksi ala luar negeri itu pada ujung sebelah timur di Tanjung Serdang Pulau Laut Kotabaru dan ujung barat di Batulicin (260 kilometer timur Banjarmasin), ibukota Tanbu.

Pewarta: Syamsudin Hasan
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026