Yang lebih utama selaku wakil rakyat, kita berharap dapat pula menyumbangkan tenaga dan pikiran secara langsung untuk pembangunan daerah dan masyarakat Kalsel, khususnya Kabupaten TabalongBanjarmasin (Antaranews Kalsel) - Ketua DPRD Kalimantan Selatan Noormiliyani Aberani Sulaiman mengambil sumpah dan janji seorang anggotanya yang baru melalui proses pengganti antarwaktu (PAW).
Nursiah, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) asal kawasan Pegunungan Meratus itu mengucapkan sumpah/janji sebagai anggota DPRD Kalsel pada rapat paripurna istimewa lembaga legislatif Sulaiman di Banjarmasin, Rabu.
Wanita ini sebelumnya mengundurkan diri sebagai Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Santuun Muara Uya Tabalong (sekitar 300 kilometer utara Banjarmasin) dan pensiun dini sebagai PNS untuk masuk ke politik.
Nursiah mengatakan tujuan terjun ke dunia politik agar bisa secara langsung berinteraksi dengan masyarakat yang lebih luas.
"Yang lebih utama selaku wakil rakyat, kita berharap dapat pula menyumbangkan tenaga dan pikiran secara langsung untuk pembangunan daerah dan masyarakat Kalsel, khususnya Kabupaten Tabalong," tuturnya.
"Status PNS kusandang selama sejak 1997 dan tahun 2013 tertarik dunia politik. Mulai tahun itu status PNS dengan jabatan Kepala Sekolah kutinggalkan dan minta pensiun dini," ujarnya.
Peresmian Nursiah sebagai PAW anggota DPRD Kalsel periode 2014 - 2019 berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 161.63-753 tahun 2016, tanggal 15 Februari 2016 ditandatangani Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo.
Nursiah menggantikan rekannya sesama kader PDIP asal daerah pemilihan Kalsel V yang meliputi Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Tabalong yaitu Hj Farida Supiati yang meninggal dunia 29 Nopember 2015.
Almarhumah asal HSU yang baru sebulan menjadi anggota DPRD Kalsel itu menggantikan Hermansyah yang mengundurkan diri karena mencalon Wakil Wali Kota Banjarmasin.
Pewarta: Syamsudin HasanEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.