"Fokus kami dalam studi komparasi ke Jatim mempelajari pengembangan dan pemanfaatan alam oleh unit usaha BUMDes Pujon Kidul Malang," ujar Sekretaris Komisi I Suripno Sumas, SH, MH, melalui WA-nya sebelum komisinya berangkat, Ahad (4/9/22).
"Kita ingin melihat secara pasti bagaimana BUMDes Pujon Kidul dalam mengembangkan dan memanfaatkan alam sekitar, khususnya dalam upaya memajukan usaha mereka," lanjutnya menjawab Antara Kalsel.di Banjarmasin.
Ia berharap, hasil studi komparasi itu banyak mendapat masukan buat pengembangan BUMDes di provinsinya yang terdiri atas 13 kabupaten/kota supaya lebih maju.
"Sebab kemajuan BUMDes selain bisa menjadi sumber pendapatan desa yang bersangkutan, juga pendorong atau penggerak ekonomi pedesaan/ekonomi kerakyatan setempat khususnya," ujar alumnus Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin itu.
Wakil rakyat dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal daerah pemilihan Kalsel I/Kota Banjarmasin berkeyakinan, desa-desa di provinsinya juga memiliki potensi untuk memajukan BUMDes asalkan pengelolaannya secara baik dan benar.
"Tinggal bagaimana mengembangkan ide dan kreativitas sehingga berpotensi sebagai ekonomi kreatif, yang pada gilirannya mendatangkan nilai tambah bagi daerah atau desa tersebut dan pendapatan masyarakat setempat," demikian Suripno Sumas.
Kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah Komisi I yang diketuai Dra Hj Rachmah Norlias dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Wakil Ketuanya Siti Noortita Ayu Febria Roosani (Gerindra) dengan tujuan BUMDes Pujon Kidul Malang berlangsung 4-6 September 2022.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.