Orang nomor satu di jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) tersebut mengungkapkan itu pada rapat paripurna DPRD Kalsel yang dipimpin ketuanya Dr (HC) H Supian HK SH MH di Banjarmasin, Kamis (4/8/22).
Dalam Nota Keuangan Rancangan APBD-P Kalsel 2022 pendapatan daerah Rp7,5 triliun atau bertambah Rp1,2 triliun lebih dari sebelumnya Rp6,2 triliun lebih, begitu juga belanja daerah Rp7,7 triliun lebih bertambah Rp1,2 triliun lebih dari Rp6,2 triliun lebih.
Kemudian pembiayaan pada APBD-P 2022, lanjut Gubernur, yang akrab dengan sapaan Paman Birin itu, rinciannya penerimaan Rp424,812 miliar bertambah Rp374,812 miliar dari pagu Rp50 miliar, pengeluaran Rp153,675 miliar bertambah Rp68,675 miliar dari pagu Rp85 miliar.
"Pengeluaran pada pembiayaan dalam APBD-P 2024 itu antara lain untuk penanaman modal kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan pembentukan dana cadangan persiapan pilkada serentak 2024," ungkapnya.
"Kita berharap, pembahasan Rancangan APBD-P Kalsel 2022 segera selesai guna lebih memudahkan pelaksanaan pembangunan pada sisa tahun anggaran 2022," demikian Paman Birin.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.