Para atlet biliar Pelatda Kalimantan Selatan tetap menjalani latihan rutin selama bulan Ramadhan 1432 Hijriah.
"Latihan rutin tersebut harus dilakukan guna menjaga kemampuan para atlet," kata Wakil Ketua Persatuan olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kalsel Fathuliansyah di Banjarmasin, Minggu.
Menurut dia, melakukan latihan biliar tidak terlalu menguras tenaga sehingga latihan dirasakan tidak terlalu mengganggu kekhusukan atlet yang sedang menunaikan ibadah puasa.
Olahraga biliar berbeda dengan olahraga lain yang harus latihan di luar ruangan dan melakukan banyak gerakan yang mengeluarkan keringat.
Oleh sebab itu wajar jika olahraga lain selain biliar melakukan istirahat latihan selama bulan Ramadhan dengan alasan terlalu menguras tenaga.
Ia menegaskan, dengan melakukan latihan rutin diharapkan target Kalsel untuk meraih medali emas pada pelaksanaan PON 2012 dapat tercapai.
Target tersebut tetap di patok, meski Kalsel hanya memperoleh medali perunggu padapelaksanaan Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional XVIII di Medan beberapa pekan lalu.
Dengan memperoleh medali perunggu saat pelaksanaan Pra PON di Medan tersebut Kalsel akhirnya dapat mengetahui sejauh mana kemampuan lawan.
"Kemampuan lawan tidak jauh berbeda dengan kemampuan atlet biliar Kalsel, namun seharusnya kita tidak boleh menganggap enteng lawan," katanya.
Dua atlet biliar Kalsel yakni Dayat dan Haris diyakinkan dapat mempersiapkan diri untuk ditargetkan mendapatkan medali emas pada pelaksanaan PON XVIII tahun 2012.
Satu pebiliar nantinya akan memainkan empat nomor dan kemungkinan mendapatkan medali emas semakin besar sehingga perolehan medali untuk Kalsel dapat disumbang dari cabang olahraga biliar.
Berdasarkan data KONI Kalsel, hingga saat ini Kalsel telah mengikut sertakan 21 cabang olahraga ke ajang prakulaifikasi PON XVIII dan 11 diantaranya lolos sementara 22 cabang olahraga belum melaksanakan kulaifikasi PON XVIII.
Jumlah cabang unggulan Kalsel saat ini ditetapkan sebanyak 15 cabang meliputi gulat, menembak, tinju, angkat berat dan binaraga.
Kemudian loncat indah, renang, biliar, bermotor, taekwondo, bisbol, catur, dayung, wushu dan pencak silat.
Selain itu, Kalsel juga memiliki 21 cabor yang dianggap potensial seperti sepak bola, bola basket, bola voli, kempo, selam, bridge dan bulu tangkis, panjat tebing dan golf./Her/B
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.