Dibanding Pemilu DPRD kemaren yang dimana partisipasi pemilih di Kabupaten HSU mencapai 80 persen, maka pada pilkada bupati dan wakil bupati kemaren menurun menjadi 73 persen dan kembali menurun menjadi 69 persen pada Pilkada serentak,"Amuntai, (Antaranews.Kalsel) - Komisioner KPUD Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan Riza Anshari mengakui partisipasi pemilih pada Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur di Hulu Sungai Utara terus menurun.
"Dibanding Pemilu DPRD kemaren yang dimana partisipasi pemilih di Kabupaten HSU mencapai 80 persen, maka pada pilkada bupati dan wakil bupati kemaren menurun menjadi 73 persen dan kembali menurun menjadi 69 persen pada Pilkada serentak," ujar Riza.
Riza mengatakan menurunnya partisipasi pemilih ini disebabkan antara lain kurangnya daya tarik Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan.
Riza mengatakan meski minimnya alat peraga seperti baliho, spanduk yang terpampang dilingkungan masyarakat juga turut berpengaruh, namun daya tarik pasangan calon yang berdampak lebih besar.
"Buktinya di kabupaten lain, seperti Hulu Sungai Tengah partisipasi masyarakat justru meningkat pada pelaksanaan Pilkada," katanya.
Riza yakin tim sukses dan parpol pendukung pasangan calon pasti sudah mengantisipasi penurunan junlah pemilih dengan memanfaatkan masa kampanye sebaik-baiknya agar bisa meraup sebanyak mungkin jumlah pemilih.
"Peraturan KPU mengharuskan pemasangan alat peraga hanya boleh satu desa untuk satu alat peraga yang dipasang oleh KPU, bukan oleh tim sukses atau parpol pendukung," katanya.
Hal itu, kata Riza bertujuan agar pemasangan alat peraga lebih tertib dan tidak 'jor-jor'an yang bisa mengganggu keindahan lingkungan dan mengganggu keselamatan masyarakat.
Riza mengatakan sosialisasi yang dilakukan KPUD disesuaikan dengan pagu anggaran yang disediakan dan tidak ditarget harus berapa kali melakukan sosialisasi ke masyarakat.
Pada Rapat Pleno penghitungkan hasil perolehan jumlah suara ditingkat Kabupaten yang digelar di Gedung Agung Amuntai, Rabu, pasangan calon Sahbirin Noor dan Rudy Resnawan unggul dengan perolehan suara sebanyak 54.536 suara.
Terbanyak kedua diraih pasangan calon Muhidin dan Faried dengan meraih 33.766 suara dan urutan ketiga pasangan Zairullah-Safi'i sebanyak 15.762 suara.
Riza menginformasikan, dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 159.246 ditetapkan suara sah 104.054 dan suara tidak sah 6.188.
Wakil Bupati HSU Husairi Abdi saat menghadiri Rapat Pleno penghitungan suara ditingkat kabupaten HSU berharap semua pihak bisa menerima hasil rekapitulasi yang sudah dilakukan secara berjenjang dan terbuka.
"Alhamdulillah penghitungan berjalan lancar dan damai semoga situasi kondusif ini bisa terus dijaga," kata Husairi.
Pewarta: Eddy AbdillahEditor : Eddy Abdillah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.