Dari peninjauan yang saya lakukan ke beberapa tempat pemungutan suara, masyarakat sangat antusias untuk datang ke TPS. Saya rasa partisipasinya sangat besar dan meningkat tahun ini,
Banjarmasin (Antaranews Kalsel) - Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan Tarmidji A Karim memerkirakan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pilkada gubernur dan wakil gubernur maupun bupati dan wali kota setempat meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.


"Dari peninjauan yang saya lakukan ke beberapa tempat pemungutan suara, masyarakat sangat antusias untuk datang ke TPS. Saya rasa partisipasinya sangat besar dan meningkat tahun ini," katanya.

Menurut Gubernur, hal tersebut tidak terlepas dari upaya seluruh pihak, mulai dari masyarakat, tokoh masyarakat, ulama dan terkait lainnya, yang selalu menyerukan untuk ikut menyukseskan Pilkada damai.

Bahkan, kata dia, imbauan menyukseskan Pilkada secara damai tersebut, juga banyak disampikan oleh ulama pada saat khutbah Jumat. Hal itu juga sangat membantu.

Menurut Tarmidji, pelaksanaan Pilkada Kalsel, secara umum berjalan sangat kondusif, masyarakat mencoblos dengan tenang, tanpa ada tekanan dari pihak manapun.

Kondisi tersebut terjadi, karena kesadaran masyarakat untuk menyukseskan dan memilih pemimpin yang baik juga terus meningkat.

Tentang adanya politik uang, tambah Gubernur, pemerintah juga telah mendengar dan mendapatkan laporan, saat ini temuan-temuan tersebut sedang diproses oleh pihak berwenang.

"Transaksi apapun dalam Pilkada memang tidak boleh, jadi masalah tersebut harus ditelusuri, termasuk janji pemberian uang setelah pascabayar," katanya.

Tentang pengamanan yang cukup ketat, termasuk sulitnya media masuk ke lokasi TPS dimaksudkan untuk mempraktekan agar aturan Pemilu berjalan dengan baik.

"Saya merasakan peran Bawaslu cukup bagus, dan saya juga mengapresiasi pelaksanaan Pilkada seperti saat ini, karena untuk melindungi psikologis masyrakat," katanya.

Dalam Pilkada serentak di Kalsel 2015, selain Pilgub-Pilwagub, juga ada tujuh dari 13 kabupaten/kota yang melaksanakan pemilihan Bupati-Wakil Bupati (Pilbup-Pilwabup) dan pemilihan Wali Kota -Wakil Wali Kota (Pilwali-Pilwawali).

Untuk Pilgub-Pilwagub Kalsel ada tiga pasangan, yaitu H Muhidin dan H Gusti Faried Hasan Aman melalui jalur independen, serta dua pasangan yang diusung atau mendapat dukungan partai politik (parpol) peserta Pemilu 2014.

Kedua pasangan cagub-cawagun yang diusung/mendapat dukungan parpol tersebut masing-masing H Sahbirin Noor - H Rudy Resnawan, serta HM Zairullah Azhar-HM Sapi`I.

Sedangkan tujuh kabupaten/kota yang menggelar Pilkada 2015 secara bersamaan, yaitu Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Tengah, Balangan, Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru. 


Pewarta: Ulul Maskuriah
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026