"Penerapan kembali PMP salah satu upaya menguatkan Ideologi Pancasila pada generasi bangsa," ujarnya saat sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) melalui WA yang Antara Kalsel terima, Sabtu (9/4/22).
Wakil rakyat dari Partai Golkar itu melaksanakan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang di Kelurahan Gunung Tinggi, Batulicin (260 kilometer tenggara Banjarmasin), ibukota Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Jumat (8/4/22) sore.
Wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel VI/Kabupaten Kotabaru dan Tanbu memandang Ideologi Pancasila dan Wasbang, bahwa pemerintah bisa mengaplikasikan kembali sebagai pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.
"Tahun 1980 samapai 1990-an masih ada mata pelajaran PMP dan sejarah bagaimana Indonesia bisa berdiri yang mana mengamalkannya bersama UUD 1945," ujarnya usai menggelar sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang tersebut.
Bisa diterapkannya Ideologi Pancasila serta wawasannya di satuan pendidikan, menurut Wakil Ketua Komisi II di DPRD Kalsel itu, merupakan bentuk marwah dalam menjaga kearifan lokal yang berdaulat dan bernegara di Indonesia.
"Hal itu penting, ketika melihat negara luar begitu hebat secara pembangunan, baik dari politik maupun ekonomi. Tetapi, jangan sampai terlalu banyak mengadopsi budaya mereka, dan itu tidak saya inginkan," paparnya.
Ia menggambarkan pula soal kecintaan terhadap negara Indonesia yang tak hanya di dapatkan dari hasil sosialisasi, melainkan bangku sekolah juga berperan penting dalam membentuk karakter.
"Karakternya ya kecintaan dalam membela negara kesatuan RI sehingga persatuan pun terjaga dengan baik terutama di Kalsel melalui mata pelajaran Ideologi Pancasila dan Wasbang secara ekslusif," lanjutnya.
Selain itu, dirinya menyebut, kecintaan terhadap negara sudah tergambar sejak zaman penjajahan melalui pejuang kemerdekaan.
"Jadi generasi muda masih punya PR, apa itu, yaitu menjaga kesatuan dan persatuan sebagai bingkai NKRI yang berdaulat, cinta tanah air," harapnya.
Sehingga, ia berharap, pembelajaran PMP sebagai landasan dan membentuk karakter Pancasila generasi muda yang kuat bisa dihidupkan kembali.
"Inilah yang selalu kita harapkan bersama. Supaya, kaum milenial di Kalsel dapat terus memamahi karakter serta nilai-nilai ideologi pancasila sebagai wawasan bernegara," demikian Paman Yani.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.