"Air sudah surut, curah hujan tinggi pagi tadi," ujar Kepala BPBD Tapin Said Abdul Nasir, Senin.
Dari laporannya, di Dusun Lalapin, Kecamatan Piani terdampak 10 rumah, ada 42 jiwa yang menghuni rumah itu.
Di beberapa titik di wilayah itu ketinggian air kurang lebih satu meter, katanya, sempat menggenangi jalan raya dan menghambat lalulintas.
Selanjutnya, di Komplek Labuhan Permai Kecamatan Tapin Utara, berdampingan dengan sungai Bitahan.
Catatan BPBD di wilayah itu, ada 60 rumah terdampak yang dihuni oleh 120 jiwa.
Banjir tidak berlangsung lama. Kata Said, dari bencana banjir itu tidak ada korban jiwa.
Sedangkan untuk Sungai Tapin yang biasanya tidak mau ketinggalan untuk meluap, saat ini kondisinya normal.
Pewarta: M Fauzi FadillahEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.