Prestasi itu membuktikan ketangguhan petakraw kita yang selama ini dipandang sebelah mata. Ternyata diperhitungkan di kancah pra PON,
Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Ketua Pengurus Daerah Persatuan Sepak Takraw Indonesia (Pengda PSTI) Kalimantan Selatan H Puar Junaidi meminta agar jangan memandang sebelah mata terhadap atlet cabang olahraga takraw di provinsi ini.


"Saya kira kurang pas kalau memandang hanya dengan sebelah mata terhadap cabang takraw dan atlet-atletnya di daerah ini," ujar Puar yang baru sebagai Ketua PSTI Kalsel di Banjarmasin, Kamis.

Pasalnya, lanjut anggota Komisi IV bidang kesra DPRD Kalsel itu, atlet takraw asal provinsinya berhasil meraih prestasi pada kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) wilayah B yang berlangsung di GOR Cempaka Putih, 14-18 Oktober lalu.

"Tidak sekedar lolos dan meraih tiket ke PON, tapi petakraw Kalsel, khususnya beregu putra berhasil menjadi regu terkuat di wilayah B dan meraih medali emas setelah mengalahkan atlet takraw Provinsi Bengkulu," ungkapnya.

Selain itu, Kalsel juga meraih tiga medali perunggu, masing-masing untuk perorangan putra dan putri serta untuk beregu putri.

"Prestasi itu membuktikan ketangguhan petakraw kita yang selama ini dipandang sebelah mata. Ternyata diperhitungkan di kancah prapon, bahkan berpeluang mengukir  prestasi dan mengharumkan nama daerah," ujarnya.

Menurut politisi Partai Golkar itu, tim takraw Kalsel sudah bisa menunjukkan keberadaan mereka, sehingga diperhitungkan di kancah nasional.

"Kesemua itu sangat tergantung bagaimana penanganan terhadap para atlet serta memotivasi mereka, di antaranya memberikan kesempatan melakukan `try out` melawan daerah lain yang sudah berpengalaman mengikuti Sea Games seperti ke Jawa Timur," lanjutnya.

"Try out atau uji tanding itu perlu untuk menguji mental dan menimba pengalaman para atlet, yang pada gilirannya bisa meraih prestasi gemilang di ajang nasional," demikian Puar Junaidi.


Pewarta: Syamsudin Hasan
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026