Apalagi program tersebut bakal menyentuhkan kebutuhan masyarakat banyak dan terlebih saat musim kemarau panjang. Karena kekurangan persediaan air baku
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Wakil Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Kalimantan Selatan Yazidie Fauzy meminta perhatian pemerintah provinsi setempat terhadap penambahan modal Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih.

Pasalnya PDAM milik pemerintah kota (Pemkot) Banjarmasin memerlukan tambahan modal yang cukup besar untuk peningkatan pelayanan kebutuhan air bersih terhadap penduduk ibukota Kalsel tersebut, ujarnya di Banjarmasin, Jumat.

Kalau melihat perencanaan PDAM Bandarmasih, menurut mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel itu, penambahan penyertaan modal pemerintah provinsi (Pemprov) setempat merupakan keniscayaan.

Karena salah satu program PDAM Bandarmasih ke depan mau membuat embung yang mampu menampung 1,1 juta meterkubik air sebagai sumber air baku buat antisipasi saat musim kemarau.

Rencana membangun embung itu, menurut Yazidie yang juga Wakil Ketua Komisi IV bidang kesra DPRD Kalsel tersebut, bukan cuma sekedar mendapat apresiasi, tapi harus pula mendapat dukung permodalan.

"Apalagi program tersebut bakal menyentuhkan kebutuhan masyarakat banyak dan terlebih saat musim kemarau panjang. Karena kekurangan persediaan air baku, sehingga suplai air bersih tidak normal dan konsumen mengeluh,," tuturnya.

Oleh sebab itu, Pemprov Kalsel agar mengalokasikan penyambahan penyertaan modal kepada PDAM Bandarmasih pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016, demikian Yazidie.

Sebelumnya saat pertemuan dengan Komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD Kalsel beberapa waktu lalu, Direktur Utama PDAM Bandarmasih HM Muslih menerangkan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut memerlukan tambahan modal mencapai Rp700 miliar.

"Khusus untuk membangun embung di atas lahan seluas 40 hektare itu memerlukan dana sekita Rp300 miliar. Dana sebanyak ratusan miliar rupiah tersebut kita harapkan antara lain dari Pemprov Kalsel dalam bentuk penambahan penyertaan modal," katanya.

Pewarta: Syamsudin Hasan
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026