Kedatangan penumpang di terminal seperti hari-hari biasa saja, hanya sekitar 2 persen saja ada peningkatan,...Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Kedatangan penumpang di terminal Kilometer 6 Banjarmasin, Kalimantan Selatan, setelah Hari Raya Idul Adha 1436 Hijrian ini dinyatakan masih normal atau tidak mengalami lonjakan.
"Kedatangan penumpang di terminal seperti hari-hari biasa saja, hanya sekitar 2 persen saja ada peningkatan," ujar Kepala UPTD Terminal KM 6 Banjarmasin, M Yusuf, Jumat.
Sebagaimana hari biasa, ungkap dia, kedatangan penumpang untuk jurusan Antarkota Antarprovinsi (AKAP) sekitar 621 orang yang berangkat dan datang sekitar 568 orang, yakni, dari jurusan Banjarmasin-Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) dan Banjarmasin-Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Sementara itu, sambung dia, untuk jurusan Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) setiap harinya kurang lebih 522 orang yang datang, dan sebanyak 512 orang yang berangkat kedaerah jurusan Banjarmasin-Banua Enam (Tapin, Kandangan, Barabai, Amuntai, Tanjung, dan Balangan), demikian juga Banjarmasin-Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kota Baru.
"Jadi untuk semua jurusan itu, saat ini hanya sekitar 2 ribu lebih penumpang setiap harinya, ini bisa dikatakan masih normal jumlah penumpangnya, tidak seperti hari raya Idul Fitri," ungkapnya.
Kalau pada Idul Fitri lalu, tutur Yusuf, jumlah penumpang bisa mencapai 15 ribu penumpang perharinya, hingga membuat persiapan luar biasa di terminal menyambut gelombang kedatangan pemudik tersebut.
"Sedangkan pada libur hari raya Idul Adha ini terminal memang tidak dikondisikan khusus, sebab perkiraan tidak mengalami lonjakan kedatangan penumpang yang signifikan," ucapnya.
Namun, kata Yusuf, pihaknya tetap melakukan peningkatan pengawasan dan pengamanan yang khusus bagi kedatangan penumpang, tapi sifatnya secara diam-diam, tidak mendirikan pos-pos sebagaimana saat hari raya Idul Fitri.
"Jadi kurangnya kedatangan penumpang pada hari raya kurban ini karena masa libur hanya satu hari. sehingga, masyarakat lebih banyak yang tidak mudik," ujarnya.
Pewarta: SukarliEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.