Hampir setiap hari di wilayah perbatasan Kotabaru, seperti, Sungai Durian, Sengayam dan sekitarnya terjadi kebakaran,...
Kotabaru,  (Antaranews Kalsel) - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan Irian Noor mengatakan ditemukan tujuh titik api di kabupaten itu.

"Hampir setiap hari di wilayah perbatasan Kotabaru, seperti, Sungai Durian, Sengayam dan sekitarnya terjadi kebakaran," kata Irian, di Kotabaru, Kamis.

Tujuh titik api itu berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), ujar Irian tersebar di sejumlah wilayah di Kotabaru.

Dia mengemukakan, selain di Kotabaru, BMKG juga mendeteksi di Kabupaten Banjar 34 titik api, Kabupaten Tanah Laut 14 titik api, Tanah Bumbu 10 titik api, Barito Kuala 2 titik api, Tapin 14 titik api, Balangan 1 titik api, Tabalong 1 titik api.

"Secara keseluruhan di Kalsel pada Rabu (16/9) ditemukan sekitar 83 titik api," terang dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kehutanan Kotabaru Rurin, melalui Kasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Akay Hikayat, mengatakan, di Kotabaru ditemukan lima titik api di Sungai Durian dua titik, pada Area Penggunaan Lain (APL), satu titik di Pamukan Utara pada daerah APL.

"Dan satu titik pada Hutan Lindung di Kecamatan Hampang Hutan, dan satu titik di kawasan hutan produksi di Kecamatan Kelumpang Utara," jelasnya.

Dikatakan, kebakaran lahan masih saja terjadi pada APL di daerah Pulaulaut Barat, Sungai Durian dan Kelumpang Utara.

"Bahkan kami juga melihat langsung ada sekitar dua hektare lahan di daerah Pulaulaut Barat terbakar, tidak menutup kemungkinan lahan tersebut dibakar oleh warga sebagai cara membersihkan lahan," ujar dia.


Pewarta: Imam Hanafi
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026