"Kita bersyukur saat musim kemarau daerah lain terjadi kekeringan, tetapi di Tanah Laut justru� banyak petani memamen hasil tanamannya," ucap Wakil Bupati Tanah Laut H Sukamta di Pelaihari, Rabu.
P elaihari, (Antaranews Kalsel) - Kelompok Tani Sumber Makmur Desa Bajuin, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, panen tanaman pangan berupa, kedelai, jagung dan cabe.Â
 "Kita bersyukur saat musim kemarau daerah lain terjadi kekeringan, tetapi di Tanah Laut justru� banyak petani memamen hasil tanamannya," ucap Wakil Bupati Tanah Laut H Sukamta di Pelaihari, Rabu.
 Menurut dia, potensi tanaman pangan seperti kedelai, jagung manis dan kedelai di Tanah Laut sukup baik, karena didukung tingkat kesuburan tanah.
 Keberhasilan petani dalam kegiatan pertanian, ucap dia, merupakan kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, karena tidak saja memberikan keuntungan bagi petani, namun daerah semakin dikenal.
 Keberhasilan pertanian di suatu desa, tambahnya,� dapat meningkatkan semangat warga desa lainnya untuk meningkatkan hasil pertaniannya.Â
 Dengan demikian, jelas dia,� tiap desa dapat termotivasi untuk meningkatkan kesejahteraan mereka masing-masing.Â
 Sukamta berharap, kedepan, panen tanaman hortikultura di daerahnya� lebih baik dan meningkat dalam jumlah produksinya.Â
 Terpisah, Bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah menambahkan, peningkatan produksi hasil pertanian di Tanah Laut perlu dukungan infrastruktur, sarana dan prasarana pendukung seperti, alat dan mesin pertanian.Â
 Bantuan alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani di Tanah Laut, ungkap bupati, terus dilakukan pemerintah kabupaten, agar petani giat meningkatkan usahataninya.
 Dia berharap, Kabupaten Tanah Laut kedepan dapat menjadi daerah pertanian dan industri sebagai bentuk dukungan ditetapkannya kabupaten tersebut masuk dalam kawasan strategis nasional Â
Pewarta: AriantoEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.