"Kalsel memiliki potensi kelautan dan perikanan luar biasa sehingga harus bisa dimanfaatkan maksimal," ujar Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas di Banjarbaru, Kalsel, Rabu.
Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia mendorong pemanfaatan potensi kelautan di Kalimantan Selatan sehingga bisa lebih menyejahterakan masyarakat provinsi setempat.
"Kalsel memiliki potensi kelautan dan perikanan luar biasa sehingga harus bisa dimanfaatkan maksimal," ujar Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas di Banjarbaru, Kalsel, Rabu.
Disebutkan, Kalsel memiliki garis pantai yang panjang dan luas pada lima kabupaten yakni Tanah Bumbu, Kotabaru, Tanah Laut, Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala.
Dijelaskan, garis pantai memanjang yang dimiliki Kalsel merupakan bagian dari luas wilayah negara Indonesia yang 70 persen didominasi wilayah laut dan lautan.
Di sisi lain, Kalsel merupakan satu contoh wilayah yang memiliki banyak sungai sehingga sudah seharusnya perhatian pembangunan diarahkan pada potensi tersebut.
"Optimalisasi dan menjadikan sungai sebagai sumber kehidupan dan penghidupan masyarakat seharusnya direalisasikan sehingga potensi sungai bisa menyejahterakan," ujarnya.
Apalagi, kata dia, potensi yang terkandung di lautan termasuk sungai sangat besar sehingga sudah saatnya menjadikan laut dan sungai sebagai halaman masa depan.
Dikatakan, pembangunan maritim harus memikirkan bagaimana caranya menyejahterakan rakyat yang banyak menggantungkan hidup dari lautan yakni sebagai nelayan.
"Paradigma pembangunan Indonesia harusnya difokuskan sebagai negara maritim agar pengelolaan dan pemanfaatan laut untuk kemakmuran rakyat dapat diwujudkan," ucapnya.
Pihaknya ikut merasakan kesulitan nelayan di Kalsel yang mengalami persoalan terkait bahan bakar minyak dan kesulitan menjual hasil tangkapan karena pelabuhan belum diperbaiki.
"Kebijakan yang dibuat hendaknya bersifat "bottom up" sesuai kondisi, karakteristik, dan kebutuhan sehingga lahirnya kebijakan sebagai partisipasi nelayan sebagai subjek," kata dia.
 Ditambahkan, perhatian dapat diarahkan kepada pembangunan infrastruktur kemaritiman berupa kesiapan infrastruktur terintegrasi baik jalan, transportasi, dan pelabuhan.  Â
Pewarta: Yose RizalEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.