Hal itu terbukti ketika Antara Kalsel menyertai studi komparasi Sekretariat DPRD (Setwan) provinsi setempat ke Diskominfosantik Kalteng di Palangkaraya (198 kilometer barat Banjarmasin), ibukota provinsi tersebut, Selasa.
Nilai plus yang Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel itu terutama dari segi nama, kalau di provinsinya cuma Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo),. sedangkan di Kalteng dengan nama Diskominfosantik.
Menurut Kepala Diskominfosantik Kalteng Agus Siswadi, penamaan dinasnya sesuai nomenklatur atau ketentuan yang berlaku dari pemerintah pusat.
Oleh karenanya di hadapan rombongan Sekretariat DPRD (Setwan) Kalsel bersama wartawan/anggota Press Roomnya, dia mengaku, pada mulanya agak keriputan juga dengan mencakup bidang persandian dan statistik.
"Kalau masalah sumber daya manusia (SDM) bidang persandian bisa diambil dari Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) setempat, tetapi mengenai statistik yang agak sulit," ujarnya.
"Namu semua permasalahan tersebut secara perlahan dapat kami atasi," lanjut mantan "urang radio" 16 tahun dan pernah di TVRI Kalteng selama delapan tahun itu.
Nilai plus lain dari Diskominfosantik Kalteng, mereka membentuk Tim Swaber untuk menangkal atau mengklarifikasi isu-isu/berita hoax secara umum, disamping yang berkaitan dengan tugas-tugas pemerintahan daerah.
"Dalam menanggapi/mengklarifikasi isu-isu/pemberian miring tersebut, kami bekerjasama dengan media massa yang menjadi mitra Diskominfosantik," demikian Agus Siswandi.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.