Banjarmasin (ANTARA) - Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Supian HK mengharapkan dengan kelengkapan jumlah keanggotaan menambah "imun" (kekuatan) lembaga legislatifnya dalam menyerap aspirasi.

Harapan tersebut, usai gladi bersih pengambilan sumpah/janji pengganti antarwaktu (PAW) dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di Banjarmasin, Rabu (27/10) siang.

Pasalnya, menurut wakil rakyat yang bergelar sarjana hukum, magister hukum serta mendapat gelar doktor kehormatan itu, dengan lengkapnya jumlah anggota DPRD Kalsel akan menambah serapan aspirasi masyarakat.

"Serapan aspirasi itu terutama pada daerah pemilihan (Dapil) yang perwakilannya kurang," ujar anggota DPRD Kalsel dua periode dari Partai Golkar tersebut.

"Tetapi dengan lengkapnya jumlah anggota perwakilan/wakil rakyatnya tentu akan semakin paripurna/sempurna dalam menyerap aspirasi masyarakat dari Dapilnya," demikian Supian HK.

PAW dari Partai Gerindra itu atas nama Noor Fajri asal Dapil Kalsel V/Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong menggantikan almarhum H Syahdillah SSos MSi.

Almarhum Syahdillah yang juga mantan Wakil Bupati HSU meninggal dunia 27 Agutus lalu sehabis kunjugan kerja dalam daerah Kalsel dengan dugaan karena terdampak virus Corona atau COVID-19.

Selagi masih aktif sebagai anggota Dewan, almarhum menduduki jabatan Ketua Fraksi Partai Gerindra, serta Wakil Ketua Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan.

Keanggotaan DPRD Kalsel periode 2019 - 2024 sebanyak 55 orang terdiri dari Partai Golkar 12, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Gerindra masing-masing delapan orang.

Kemudian dari Partai Amanat Nasional (PAN) enam orang, Partai Kebangkitan Bangsa (PkB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masing-masing lima, Partai NasDem empat orang.

Selebihnya dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrat masing-masing tiga orang, serta seorang "Srikandi" Partai Hanura, kesemua itu bergabung menjadi satu fraksi.

Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026