kepada umat agar kejadian di Tolikara pada hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah tadi tidak sampai pernah terjadi di siniBanjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Gubernur Kalimantan Selatan H Rudy Ariffin menyatakan kementerian agama di daerahnya sangat berperan menjaga kedamaian umat beragama agar tidak terjadi konplik yang bernuansa SARA sebagaimana terjadi di Tolikara, Papua.
Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Rudy Ariffim dihadapan ribuan pegawai Kanwil Kementerian Agama se-Kalsel pada acara halal bihalal di Gedung Mahligai Pancasila, Sabtu.
"Para pemangku agama yang ada di bawah kementerian agama sangat berperan untuk memberikan pencerahan kepada umat agar kejadian di Tolikara pada hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah tadi tidak sampai pernah terjadi di sini," tegasnya.
"Karena kerukunan umat beragama di daerah kita ini sudah terjaga sejak lama, maka jangan sampai masyarakat terpengaruh isu-isu yang bisa memcah belah, peran para pemuka agama yang sangat diharapkan di sini untuk memberi pengertian kepada masyarakat," ujarnya.
Dikatakan dia, kementerian agama yang memiliki jangkauan pengurus di 13 kabupaten kota di provinsi ini hingga kepelosok atau penyuluh di Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan hingga kedesa-desa, harus terus memberikan pengertian kepada masyarakayt akan daerah ini yang cinta damai antar umat beragama dan suku.
"Dan saya bersyukur, hingga akhir jabatan saya memimpin daerah ini selama dua priode tidak pernah ada terjadi namanya konflik bernuansa SARA, dan ini nikmat dari tuhan yang paling besar," ucapnya.
Sebab, kata Rudy, Banjarmasin pernah mengalami getirnya konfilk masyarakat pada 2007 silam, yang dikenal kejadian Jumat Kelabu Banjarmasin di mana konflik itu menelan ratusan korban jiwa hingga masih dikenang sampai kini, dan ini tidak boleh sampai terjadi lagi.
"Apalagi daerah kita hendak melaksanakan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah, semua harus bergandeng tangan untuk menjaga keamanan, kedamaian, dan ketertiban agar bisa berjalan lancar dan sesuai keinginan orang banyak," tuturnya.
Menurut dia, pemimpin selanjutnya harus bisa melakukan kerjasama di semua lapisan masyarakat untuk bisa menjaga terus kedamaian di daerah ini, sebab kesejahteran masyarakat itu hal yang terpentingnya keamanan dan kedamaian.
"Percuma juga daerah maju tapi keamanan tidak terjaga dengan baik, makanya ini tanggungjawab kita semua, mari kita jaga bersama," ujarnya.*
Pewarta: SukarliEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.