"Apabila daerah-daerah sudah terintegrasi, maka akan terjadi peningkatan perekonomian di daerah dan menarik investor dari berbagai sektor yang potensial," kata Bupati di Kotabaru, Rabu.
Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Bupati Kotabaru, Kalimantan Selatan Irhami Ridjani menyatakan, perbaikan jalan dan peningkatan pembangunan infrastruktur semata-mata untuk mempercepat integrasi wilayah dan membuka daerah tertinggal.
"Apabila daerah-daerah sudah terintegrasi, maka akan terjadi peningkatan perekonomian di daerah dan menarik investor dari berbagai sektor yang potensial," kata Bupati di Kotabaru, Rabu.
Dia mengemukakan, kondisi jalan baik di Kabupaten Kotabaru periode 2011-2014 terjadi peningakatan sekitar 70,75 persen dari 498,41 kilometer pada 2011 menjadi 851,02 kilometer pada 2015.
Periode 2014 jalan lingkar Pulau Laut, khususnya Tanjung Serdang-Lontar telah menjadi jalan strategis provinsi, dan jalan Kotabaru-Sebelimbingan-Lontar saat ini dalam proses menjadi jalan nasional.
Demikian juga penyusunan Desain Engenering Detail jembatan penghubung Pulaulaut - Pulau Kalimantan telah dilakukan oleh Provinsi Kalimatan Selatan.
"Insya Allah groundbreaking pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulaulaut-Daratan Kalimantan dapat dilaksanakan pada 2015, bertepatan denganhari Jadi Kotabaru ke 65 pada 1 Juni," terang dia.
Mengingat pembangunan jembatan tersebut, lanjut dia, telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPKMN) 2015-2019.
 Mengenai dana pembangunan yang diprediksi sekitar Rp3 triliun direncanakan sharing antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten (Kotabaru dan Tanah Bumbu) untuk pembangunan jembatan sepanjang 6,5 kilometer.  Â
Pewarta: Imam Hanafi: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.