"Sesuai dengan RPJM 2015 - 2019 kita bertekad menaikkan IPM yang saat ini menempati posisi ke-10 di Kalsel dan kontribusi pendidikan terhadap IPM juga perlu ditingkatkan," jelas Anang di Tanjung, MInggu.
Tahun ini IPM Tabalong 72,65 dan pada 2016 ditargetkan bisa naik menjadi 73,19 sehingga bisa masuk lima besar tingkat Provinsi Kalsel.
Dalam RPJMD 2015 - 2019 upaya peningkatan IPM diantaranya menyediakan pendidikan yang murah dan berkualitas, beasiswa bagi anak kurang mampu serta berprestasi.
Termasuk Perbaikan tunjangan bagi guru dan tunjangan khusus tenaga pendidik di daerah terpencil termasuk bantuan dana pendidikan bagi guru.
Sebelumnya pada peringatan Hari Pendidikan Nasional yang digelar di Halaman Pendopo Bersinar, Sabtu (2/5) bupati mengajak seluruh pelajar dan para pelaku pendidikan untuk bisa membangun masa depan yang lebih baik dan harus bangga sebaga orang Tabalong.
"Orang Tabalong harus yakin bisa bersaing dengan anak-anak dari luar daerah karena itu perlu dikumandangkan Kami Tabalong mampu membangun masa depan lebih baik dan bangga sebagai orang daerah," ungkap Anang.
Terbukti prestasi yang diraih sejumlah pelajar asal Tabalong dalam berbagai lomba di tingkat provinsi diantaranya Festival dan Lomba Seni Siswa (FLS2N), Olimpiade Sains Nasonal tingkat SMA hingga Olimpiade Sains Terapan Nasional.
Masing-masing juara lomba tersebut mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten sebagai bentuk kepedulian atas prestasi yang diraih sekaligus mengharumkan nama kabupaten Tabalong.
"Selain menyerahkan penghargaan bagi siswa berprestasi, Bupati juga memberikan bantuan beasiswa bagi mahasiswa S1 dari keluarga kurang mampu yang menuntut ilmu ke Universitas Al Azhar Kairo," jelas Kabid Diklamen, Dinas Pendidikan Tabalong, Rosdianoor.
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.