Pembagian waktu pelaksanaan tersebut dikarenakan jumlah kelas dan jumlah computer yang tak memadai untuk mendukung ujian menggunakan sistem online itu.
Barabai, (Antaranews Kalsel) - Sebanyak 371 peserta dari SMKN I Barabai, mengikuti ujian nasional secara "online".

"Sebanyak 371 dari 2.890 peserta Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah,  melaksanakan UN secara Online," kata Sekretaris Dinas pendidikan, Rahmadi.

Menurut, Rahmadi, pelaksanaan UN online atau Computer Basic Test (CBT) tersebut dibagi dalam 3 sesi, yaitu pagi, siang dan sore selama empat hari.

Sedangkan siswa lainnya, melaksanakan Ujian Nasional (UN) dengan cara manual yaitu menggunakan lembaran jawaban komputer (LJK).

“Pembagian waktu pelaksanaan tersebut dikarenakan jumlah kelas dan jumlah komputer yang tak memadai untuk mendukung ujian menggunakan sistem online itu," katanya

Selain itu,  kendala dalam pelaksanaan UN Online ini apabila listrik padam. Namun tambahnya, jawaban peserta tersimpan secara otomatis, sehingga saat ingin melanjutkan menyelesaikan soal-soal UN, peserta tidak perlu lagi mengulang dari awal.

"Meskipun demikian, penerapan sistem online dan menggunakan sarana komputer ini, tentu saja lebih mudah dalam proses menjawab karena cukup melakukan klik pada mouse komputernya," katanya.

Dengan begitu, otomatis peserta UN online bisa lebih fokus lagi dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada tanpa menghitamkan bulatan-bulatan pilihan pada kertas lembar jawaban seperti pada umumnya,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Harun Nurasid juga menghimbau kepada para siswa peserta UN agar saat menjawab soal-soal dengan baik dan benar.

 â€œMeski UN tidak menentukan kelulusan peserta didik, namun para siswa hendaknya tetap serius dan sungguh-sungguh dalam menjawab soal UN ini," tambahnya.

 Karena Kelulusan peserta didik ditentukan sepenuhnya oleh sekolah dengan mempertimbangkan capaian seluruh mata pelajaran, keterampilan, sikap dan akhlaq serta perilaku siswa selama menempuh pendidikan di bangku sekolah.


Pewarta: Fathurrahman
Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026