Banjarmasin (ANTARA) - Sekretaris Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) HM Iqbal Yudianoor SE berpendapat, perlu pembiayaan terhadap Lumbung Pangan Masyarakat (LPM).

Pendapat itu melalui WA-nya Sabtu (12/6) malam menjawab Antara di Banjarmasin, setelah Komisi II DPRD Kalsel studi komparasi/kunjugan kerja (Kunker) ke Jawa Timur (Jatim), 10 - 12 Juni 2021.

Wakil rakyat dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengemukakan pendapatnya sehubungan dengan adanya re-orientasi kelermbagaan terhadap LPM menjadi lembaga yang berorientasi ekonomi atau bergerak di bidang bisnis.

"Pembinaan tersebut harus berkerlanjutan, khususnya dalam hal struktur kelembagaan, dan insentif yang jelas," lanjut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel VI/Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) itu.

"Hal lain yang tidak kalah penting pembinaan sumber daya manusia (SDM) pengurus serta manajemen daripada LPM itu sendiri," tambahnya.       

Ia menegaskan, bidang ketahanan merupakan urusan wajib yang telah ditetapkan pemerintah.

"Karenanya pemerintah provinsi (Pemprov) harus memprioritaskan sektor tersebut sebagai sektor yang sangat perlu diperjuangkan keberadaannya agar tidak terjadi  kerawanan pangan pada suatu daerah terutama daerah-daerah yang surplus dari segi produktivitasnya," demikian Iqbal Yudianoor.
Rombongan Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalsel saat pertemuan dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim di Surabaya, Jumat 11 Juni 2021. (Istimewa/staf Komisi II DPRD Kalsel.)

Menerima Kunker Komisi II DPRD Kalsel tersebut Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Ir Rudi beserta jajaran.

Turut dalam Kunker Komisi II ke "Bumi Brawijaya" Jatim tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel Dr Ir Suparno MSi.

 

Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026