Kita sering temui lambang kepolisian, TNI, bahkan bertanda RI atau yang biasa terdapat di kendaraan para pejabat kenegaraan ditempel di kendaraan atau di nomor polisi kendaraan,"
Balangan,  (Antaranews Kalsel) - Kepolisian Resor Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, mengimbau warga agar tidak menggunakan atribut militer dan kenegaraan di kendaraan pribadi.

Kabagops Polres Balangan Kompol Parwita di Paringin, Kamis, mengatakan atribut militer seperti lambang kepolisian, TNI, dan lambang kenegaraan Republik Indonesia sering ditempel di kendaraan.

"Kita sering temui lambang kepolisian, TNI, bahkan bertanda RI atau yang biasa terdapat di kendaraan para pejabat kenegaraan ditempel di kendaraan atau di nomor polisi kendaraan," katanya.

Mungkin, kata Parwita, hal itu untuk mengecoh petugas yang melakukan razia atau mungkin juga sekadar menggertak orang lain yang melihatnya.

Parwita mengatakan siapapun dan apapun jabatan seseorang, tidak akan luput dari pemeriksaan petugas ketika melakukan razia, apalagi yang menggunakan atribut militer dan kenegaraan, akan mengundang kecurigaan petugas.

"Kita bahkan mencurigai mereka yang menggunakan atribut aparatur negara di kendaraannya, kita takutkan selain untuk mengecoh bisa jadi mereka mengaku sebagai aparat gadungan," katanya.

Ia berharap setiap warga yang menggunakan atribut aparatur negara agar segera melepas sendiri.

Walaupun belum ada sanksi, pihaknya akan mencabut apabila menemukan atribut tersebut di kendaraan pribadi.

"Mohon kepada warga agar tidak memasang atribut militer maupun kenegaraan di kendaraan, karena tak ada warga negara yang kebal hukum meskipun memiliki atribut kenegaraan," katanya.

Hal itu, diungkap Parwita usai menemukan kendaraan roda empat yang menggunakan atribut kenegaraan berlambang bendera Merah Putih dan bertuliskan RI (Republik Indonesia) yang di tempel di nomor polisi kendaraan pribadi tersebut.

Pemilik kendaraan tersebut, akhirnya meminta pihak kepolisian untuk melepaskan tanda tersebut setelah diberikan penjelasan oleh Kabagops Polres Balangan saat razia di depan Mapolres Balangan, Senin (23/3) malam.


Pewarta: Herlina Lasmianti
: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026